Superskor

Liga Inggris

Solskjaer Masih Belum Konsisten, Manchester United Wajib Ikuti Kekejaman Chelsea

Ole Gunnar Solskjaer selaku pelatih Manchester United tampaknya masih belum bisa menjamin konsistensi timnya meskipun diperkuat para pemain bintang.

Penulis: Dwi Setiawan
Editor: Drajat Sugiri
Solskjaer Masih Belum Konsisten, Manchester United Wajib Ikuti Kekejaman Chelsea
PAUL ELLIS / AFP
Manajer Manchester United asal Norwegia Ole Gunnar Solskjaer menghibur gelandang Manchester United asal Portugal Bruno Fernandes setelah ia gagal mengeksekusi penalti selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Manchester United dan Aston Villa di Old Trafford di Manchester, barat laut Inggris, pada 25 September 2021. 

Salah satu alasan O'Hara berani melayangkan pendapat seperti itu lantaran Solskjaer tak mampu mengoptimalkan skuat mewahnya untuk meraih kemenangan.

"Mengecewakan untuk Manchester United, penampilan buruk lainnya dari mereka," ujar O'Hara dilansir Talk Sport.

"Lihatlah skuat pemain yang mereka miliki, ada Bruno Fernandes, Edinson Cavani, Paul Pogba, dan Cristiano Ronaldo,".

"Tim ini perlu menantang gelar, tetapi mereka tidak akan bisa melaukannya, karena mereka tidak memenangkan laga di kandang," tegasnya.

Bek Manchester United Inggris Harry Maguire (kiri) memberi isyarat melewati kiper Spanyol Manchester United David de Gea setelah striker Inggris Aston Villa Ollie Watkins (tidak terlihat) melakukan tembakan ke gawang selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Manchester United dan Aston Villa di Old Trafford di Manchester, Inggris barat laut, pada 25 September 2021.
Bek Manchester United Inggris Harry Maguire (kiri) memberi isyarat melewati kiper Spanyol Manchester United David de Gea setelah striker Inggris Aston Villa Ollie Watkins (tidak terlihat) melakukan tembakan ke gawang selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Manchester United dan Aston Villa di Old Trafford di Manchester, Inggris barat laut, pada 25 September 2021. (Paul ELLIS / AFP)

Lebih lanjut, Manchester United diminta berani mengikuti langkah Chelsea pada pertengahan musim lalu.

Chelsea tak merasa sungkan harus memberhentikan Frank Lampard dari jabatan pelatih ketika semuanya tidak berjalan sesuai rencana.

Baca juga: Liga Champions: Momentum Tepat Kebangkitan Chelsea & Tantangan Lukaku Pecahkan Telur

Alhasil Chelsea akhirnya memutuskan kontrak kerja sang legenda lalu menunjuk Thomas Tuchel.

Hasil cukup luar biasa didapatkan The Blues lantaran Tuchel berhasil membawa Chelsea memenangkan gelar Liga Champions dan Piala Super Eropa.

Hal kekejaman seperti itulah yang seharusnya dilakukan Manchester United pula saat menyikapi masa depan Solskjaer jika tidak mampu membawa timnya bermain konsisten.

"Pelatih mereka tidak cukup baik, seperti yang dilakukan Chelsea dengan Lampard, putuskan hubungan dan jadilah kejam," tambahnya.

Kieran McKenna bersama Carrick dan Solskjaer
Kieran McKenna bersama Carrick dan Solskjaer (manutd.com)
Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas