Superskor

Liga Spanyol

Pirlo Gagal di Juventus, Barcelona Punya Alasan Lain Rekrut Eks Pemain Jenius, Apakah Itu?

Barcelona melihat kejeniusan Andrea Pirlo dari banyak sisi, tak hanya melihat buruknya debut kepelatihan Pirlo di Juventus.

Penulis: deivor ismanto
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Pirlo Gagal di Juventus, Barcelona Punya Alasan Lain Rekrut Eks Pemain Jenius, Apakah Itu?
ALBERTO LINGRIA / POOL / AFP
Pelatih Juventus Italia Andrea Pirlo menyaksikan sebelum pertandingan final Piala Italia (Coppa Italia) Atalanta vs Juventus pada 19 Mei 2021 di stadion Citta del Tricolore di Reggio Emilia. 

TRIBUNNEWS.COM - Andrea Pirlo santer dikabarkan akan menjadi calon pengganti kursi kepelatihan Ronald Koeman di Barcelona.

Dilansir Football Italia, Andrea Pirlo adalah salah satu kandidat yang dipertimbangkan oleh presiden Barcelona, Joan Laporta, untuk menggantikan pelatih asal Belanda tersebut.

Seperti kita tahu, Barcelona di tangan Koeman berada dalam jurang kehancuran, masalah terus datang dari luar maupun dalam lapangan.

Pelatih Juventus Italia Andrea Pirlo memberikan instruksi selama pertandingan sepak bola Serie A Italia Juventus vs Cagliari pada 21 November 2020 di stadion Juventus di Turin.
MIGUEL MEDINA / AFP
Pelatih Juventus Italia Andrea Pirlo memberikan instruksi selama pertandingan sepak bola Serie A Italia Juventus vs Cagliari pada 21 November 2020 di stadion Juventus di Turin. MIGUEL MEDINA / AFP (MIGUEL MEDINA / AFP)

Baca juga: Kabar Barcelona, Andrea Pirlo Terkonfirmasi Calon Pengganti Koeman, Laporta Pidato di Ruang Ganti

Baca juga: Penderitaan Barcelona & Masa Depan Ronald Koeman, Pemecatan Usai El Clasico Joan Laporta?

Barcelona pun tercecer di peringkat sembilan Liga Spanyol dengan hanya mengumpulkan 12 poin.

Lebih parah lagi di Liga Champions, Blaugrana berada di peringkat terakhir tanpa mengumpulkan poin sama sekali.

Pirlo sebagai pelatih muda, namanya mencuat menjadi calon kuat untuk menggeser kursi Ronald Koeman.

Namun, banyak kalangan meragukan kualitas allenatore berusia 42 tahun tersebut, lantaran hasil buruk yang diberikan Pirlo dalam debut kepelatihannya bersama Juventus.

Bersama Pirlo, Juventus gagal mempertahankan Scudetto, yang sebelumnya sudah dimenangi sembilan kali beruntun usai hanya finish keempat di Liga Italia.

Bianconeri juga gugur di babak 16 besar Liga Champions setelah disingkirkan tim yang kurang diunggulkan, Porto.

Selama semusim, Pirlo hanya mampu menyumbangkan dua trofi "ciki" yaitu, Coppa Italia dan Piala Super Italia.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas