Superskor

AC Milan

Tak Goyah Kena Hujatan, Donnarumma Buktikan Kesetiaan kepada AC Milan Lewat Tato

Gianluigi Donnarumma mendapat perlakuan tak sedap saat kembali ke San Siro, tetapi penjaga gawang Italia itu membuktikan kesetiaan lewat tato.

Penulis: Drajat Sugiri
Editor: Dwi Setiawan
Tak Goyah Kena Hujatan, Donnarumma Buktikan Kesetiaan kepada AC Milan Lewat Tato
MASSIMO RANA / POOL / AFP
Penjaga gawang Italia Gianluigi Donnarumma menangkap bola saat pertandingan perebutan tempat ketiga UEFA Nations League antara Italia dan Belgia, di Juventus Stadium, di Turin, pada 10 Oktober 2021. 

"Anda tidak lupa delapan tahun seperti itu. Saya berharap untuk disambut dengan lebih baik di lain waktu.”

Kepergian Donnarumma dari publik San Siro meninggalkan luka yang menganga di kalangan Milanisti.

Sang kiper diharapkan menjadi wujud baru dari masa depan yang lebih baik dimiliki AC Milan. Namun ekspetasi tersebut justru dihancurkan oleh Donnarumma sendiri.

Gigio Donnarumma lulus dari tim junior AC Milan untuk melakoni debut seniornya saat baru berusia 16 tahun.

Gelandang Spanyol Daniel Olmo (kiri) melakukan tendangan penalti di atas gawang kiper Italia Gianluigi Donnarumma selama pertandingan sepak bola semifinal UEFA EURO 2020 antara Italia dan Spanyol di Stadion Wembley di London pada 6 Juli 2021.
Gelandang Spanyol Daniel Olmo (kiri) melakukan tendangan penalti di atas gawang kiper Italia Gianluigi Donnarumma selama pertandingan sepak bola semifinal UEFA EURO 2020 antara Italia dan Spanyol di Stadion Wembley di London pada 6 Juli 2021. (Andy Rain / POOL / AFP)

Ia langsung menyegel posisi nomor satu Rossoneri dan akhirnya mengemas 251 penampilan bagi mereka selama enam musim.

Namun masa depannya kian tak jelas di akhir kontraknya, dan ia memutuskan untuk tak menambah masa baktinya.

Ia dituding mata duitan setelah bergabung dengan klub 'sultan' PSG, tetapi menepis tuduhan itu.

Sayangnya rumput tetangga tak selalu lebih hijau.

Sejak tiba di Prancis ia kalah saing dengan Keylor Navas.

Meskipun demikian, kiper Timnas Italia ini ogah untuk kembali ke Liga Italia meski memiliki musim yang kurang menyenangkan di tahun pertamanya bersama PSG.

(Tribunnews.com/Giri)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas