Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Superskor
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

AC Milan

Tak Goyah Kena Hujatan, Donnarumma Buktikan Kesetiaan kepada AC Milan Lewat Tato

Gianluigi Donnarumma mendapat perlakuan tak sedap saat kembali ke San Siro, tetapi penjaga gawang Italia itu membuktikan kesetiaan lewat tato.

Tak Goyah Kena Hujatan, Donnarumma Buktikan Kesetiaan kepada AC Milan Lewat Tato
MASSIMO RANA / POOL / AFP
Penjaga gawang Italia Gianluigi Donnarumma menangkap bola saat pertandingan perebutan tempat ketiga UEFA Nations League antara Italia dan Belgia, di Juventus Stadium, di Turin, pada 10 Oktober 2021. 

TRIBUNNEWS.COM - Gianluigi Donnarumma membutikan kecintaannya terhadap AC Milan meski ia sempat mendapatkan perlakukan yang kurang menyenangkan.

Reputasi bekas kiper AC Milan tersebut jeblok di mata Milanisti lantaran meninggalkan San Siro tanpa biaya transfer sama sekali.

Ia memilih bergabung ke PSG dengan dalih upah gaji yang lebih tinggi di bandingkan AC Milan.

Namun saat ia kembali membela Italia di UEFA Nations League, perlakukan tak menyenangkan dialami Gianluigi Donnarumma.

Baca juga: Kabar Milan, Winger Muda Sang Party-Boy Jadi Prioritas, Noa Lang Opsi Dinamis Pioli di Sayap

Baca juga: Bak Habis Manis Sepah Dibuang, Pemain AC Milan Ini Dapat Warning dari Didier Deschamps

Penjaga gawang Italia Gianluigi Donnarumma menyelamatkan tembakan dari penyerang Spanyol Alvaro Morata (tidak terlihat) dalam adu penalti dalam pertandingan sepak bola semifinal UEFA EURO 2020 antara Italia dan Spanyol di Stadion Wembley di London pada 6 Juli 2021.
Penjaga gawang Italia Gianluigi Donnarumma menyelamatkan tembakan dari penyerang Spanyol Alvaro Morata (tidak terlihat) dalam adu penalti dalam pertandingan sepak bola semifinal UEFA EURO 2020 antara Italia dan Spanyol di Stadion Wembley di London pada 6 Juli 2021. (Matt Dunham / POOL / AFP)

Donnarumma menjadi target hujatan pendukung Gli Azzurri saat 10 pemain mereka dikalahkan 2-1 oleh La Furia Roja.

Ia dicemooh dan disiuli setiap menyentuh bola, yang berarti jebolan akademi Milan itu sudah tak lagi diterima oleh Milanisti.

Namun, Donnarumma justru mengungkapkan bahwa Rossoneri masih spesial di hatinya.

Kecintaan Donnarumma kepada AC Milan juga ditunjukkan lewat tato temporer logo Rossoneri di lengan kanannya.

“Saya akan selalu mencintai mereka. Saya akan selalu memiliki hati Rossonero," terang Donnarumma, seperti yang dikutip dari laman Dailymail.

“Ada sedikit kekecewaan dengan peluit. Saya menghabiskan delapan tahun di Milan dan selalu menjadi emosi untuk kembali ke San Siro. Saya dibesarkan di sini dan saya tetap menjadi pendukung klub."

Halaman
12
Penulis: Drajat Sugiri
Editor: Dwi Setiawan
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas