Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Superskor
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Liga 1

Kelemahan Persija, Stamina Pemain Sering Kedodoran Menit 70-an, Lungherini Datang untuk Membenahi

Keberadaan Alberto Lungherini di skuad Macan Kemayoran, diakui sangat membantu seluruh pemain meningkatkan kebugaran fisik. 

Kelemahan Persija, Stamina Pemain Sering Kedodoran Menit 70-an, Lungherini Datang untuk Membenahi
persija.id/wartakota
Pelatih fisik tim Persija Jakarta Alberto Lungherini memiliki lisensi kepelatihan A AFC serta jebolan kursus kepelatihan video analis dan strength and conditioning coach di federasi sepak bola Italia (FIGC). 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Lusius Genik

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Persija Jakarta memanfaatkan jeda 2 minggu kompetisi BRI Liga 1 untuk menggenjot fisik pemainnya. 

Diketahui, Macan Kemayoran baru saja mendatangkan pelatih fisik baru bernama Alberto Lungherini

Keberadaan Alberto di skuad Macan Kemayoran, diakui sangat membantu seluruh pemain meningkatkan kebugaran fisik. 

Demikian disampaikan Pemain Senior Persija Tony Sucipto saat konferensi pers virtual, Kamis (14/10/2021). 

Baca juga: Singgung Aksi Demo Bobotoh, Bepe: Saya Bersyukur The Jakmania Memberikan Kritik Lewat Cara Elegan 

"Kedatangan pelatih fisik menurut saya membantu," kata Tony.

"Jadi kalau dilihat kita sering kedodoran. Kita engga bisa menyangkal karena dilihat dari penampilan, kenapa sih di sekitar menit ke-70an kami sering kendur dan kehilangan konsentrasi," lanjut pemain berusia 35 tahun tersebut. 

Sejak Lungherini datang, Tony Sucipto dan kolega langsung menjalani tes fisik. 

Dari tes fisik tersebut terungkap bahwa kondisi kebugaran fisik Skuad Macan Kemayoran berada di level rata-rata.

Baca juga: Mario Gomez Kandidat Pelatih Baru Persis Solo Gantikan Eko Purjianto?

"Kemarin sempat kita dites, pelatih fisik bilang kita tidak jelek-jelek banget, dan tidak bagus-bagus banget. Memang sudah di posisinya (untuk urusan kebugaran fisik)," tutur Tony.

"Tapi persoalannya kalau saya melihat, di menit ke-70 atau ke-75, kita sering hilang konsentrasi. Itu saja," sambung dia. 

Bek Muda Persija, Ilham Rio Fahmi (19) mengungkapkan hal senada. 

Jeda waktu kompetisi Liga 1, menurut Ilham dimanfaatkan Persija untuk menggenjot fisik pemain. 

"Dua minggu ini tim Persija lebih fokus membenahi aspek fisik, apalagi datang pelatih fisik baru. Jadi selama dua minggu ini fokus pada pengembangan fisik," ujar Ilham.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas