Berlatar Belakang Yahudi, Bayern Munchen Dimiliki Suporter dan Status Raja Bundesliga
Bayern Munchen berhasil menorehkan rekor sebagai tim pertama di kompetisi eropa yang sukses meraih 10 gelar domestik dalam kurun waktu satu dekade.
Penulis:
deivor ismanto
Editor:
Muhammad Nursina Rasyidin
Aturan tersebut dibuat untuk mencegah investor kaya raya mengakuisisi klub di Jerman.
Saham Bayern Munchen saat ini dimiliki oleh empat pihak.
Supporter 75%, Allianz 8,3%, Audi 8,3% dan Adidas 8,3%.
Supporter Bayern yang melimpah dan loyal untuk klub, membuat Die Roten menjadi tim dengan penghasilan terbanyak di Liga Jerman.
Baca juga: SEA Games Vietnam Berdekatan Dengan Gelaran Piala Thomas Dan Uber Tak Jadi Masalah Bagi PBSI
Itulah yang menjadi alasan kenapa Bayern Munchen menjadi tim raksasa di Bundesliga selama puluhan tahun.
Alasan Bayern mampu dengan mudah mengambil pemain tim rival
Bayern yang sudah merasakan perjuangan dari titik terendah sampai sebesar sekarang membuat mereka sangat berambisi untuk mempertahankannya.
Jadi, jika ditanya apakah Bayern bosan juara? jawabannya tidak.
Para pemain dapat dengan mudah direkrut oleh Die Roten karena mereka ingin merasakan bagaimana bermain di klub sebesar Bayern Munchen.
Sekaligus meraih trofi Bundesliga yang memang setiap tahunnya hampir selalu berhasil dibawa pulang Die Roten.
Reputasi Bayern yang sebesar sekarang membuat banyak pemain tergiur untuk dapat bermain disana.
Bahkan, mindset pemain-pemain Bundesliga adalah dapat bermain bagus, untuk akhirnya berhasil membela Bayern Munchen dan menjuarai liga bersama Die Roten.
Jadi, tidak heran banyaknya pemain rival yang berdatangan dalam skuat Bayern Munchen.
Nama terakhir yang datang dari tim rival adalah Marcel Sabitzer pada transfer musim panas bulan Agustus lalu.
Sabitzer sukses diboyong Bayern dari RB Leipzig dengan mahar 16 juta euro atau sekitar Rp 267 miliar.