Superskor

Liga Champions

Chelsea 3-0 AC Milan - Bukti dari Reece James Telah Menjadi Bek Sayap Kanan Terbaik Inggris Saat Ini

Sejumlah pengamat sepakat Reece James adalah bek sayap kanan terbaik untuk timnas Inggris saat ini, Setelah dia tampil gemilang di UCL.

Penulis: Deny Budiman
Editor: Muhammad Barir
zoom-in Chelsea 3-0 AC Milan - Bukti dari Reece James Telah Menjadi Bek Sayap Kanan Terbaik Inggris Saat Ini
Glyn KIRK / AFP
Momen ketika Bek Chelsea asal Inggris Reece James (tidak terlihat) mencetak gol ketiga timnya melewati kiper Rumania AC Milan Ciprian Tatarusanu (kanan) selama pertandingan sepak bola Grup E Liga Champions UEFA antara Chelsea dan AC Milan di Stamford Bridge di London pada 5 Oktober 2022. 

TRIBUNNEWS.COM- Sejumlah pengamat sepakat, Reece James adalah bek sayap kanan terbaik untuk timnas Inggris saat ini, Keyakinan itu terlontar menyusul penampilan gemilang James saat Chelsea melumat AC Milan dalam pekan ketiga Liga Champions di Stamford Bridge, Kamis (6/10) dini hari.

Reece James selama ini bersaing dengan bek Liverpool, Trent Alexander-Arnold, Kyle Walker, dan juga Kieran Trippier untuk posisi bek kanan di timnas Inggris.

Namun, Reece James kali ini dinilai memimpin setelah mengemas satu gol, dan satu assists dalam kemenangan atas juara Serie A Italia tersebut.

Bek berusia 22 tahun ini juga sukses meredam keganasan bomber muda Milan, Rafael Leao.

Terutama di babak kedua, Leao benar-benar dibikin mati kutu sehingga serangan Rossoneri pun jadi terhambat.

“Yang saya sukai dari Reece James di babak kedua adalah dia agresif dengan Rafael Leao. Dia seperti berkata 'Saya akan mematikan kamu, dan dia juga menjadi pemain yang efektif di ujung lain lapangan'," kata mantan bek Manchester United, Rio Ferdinand di BT Sport.

Baca juga: Hasil Liga Champions, Permalukan AC Milan, Graham Potter: Chelsea Naik Level!

"Kalau dalam aspek penguasaan bola, dan kontribusi membantu serangan, saya pikir dia sama bagusnya dengan Trent. Namun, James unggul saat bertahan. Dia lebih baik dari Trent dalam situasi satu lawan satu," ujarnya.

"Itulah perbedaan mereka saat ini. Ini akan menjadi pertempuran hebat. Saat ini Reece lebih unggul, tapi itu bisa berubah karena ada pasang surut pemain,” kata Ferdinand.

The Blues yang mengusung formasi 3-4-2-1 memainkan tempo tinggi, dan mendominasi penguasaan bola sejak menit pertama.

Tekanan mereka berbuahkan gol pada menit ke-24. Bermula dari tandukan Thiago Silva hasil dari sepak pojok, Kiper AC Milan, Ciprian Tatarusanu menepis bola, namun bola liar disambar langsung oleh Wesley Fofana untuk membawa keunggulan The Blues 1-0.

Sayangnya, menit ke-38 Fofana ditarik keluar karena cedera.

Babak kedua, Chelsea terus memegang kendali. Mereka memetik gol kedua menit ke-56.

Umpan silang Reece James dari kanan gagal dipotong Fikayo Tomori, dan Pierre-Emerick Aubameyang yang berada di depan gawang dengan mudah meneruskannya ke pojok kanan gawang.

Tekanan Chelsea kembali membuahkan hasil enam menit kemudian. Raheem Sterling menerima bola dengan bebas di kanan, lalu menyodorkannya ke James yang melakukan overlap.

James kali ini tak mengoper dan memilih menyelesaikannya dengan tendangan kuat ke pojok kanan atas gawang.

Mantan Striker Chelsea, Eniola Aluko memuji keputusan James untuk langsung menendang bola ke gawang.

"Reece sangat cerdas dengan golnya itu. Dia menunggu dengan sabar sebelum masuk ke kotak penalti dengan cepat. Dan tendangannya sangat bagus. Pergerakan sungguh bagus, dan penyelesaian yang sempurna," kata Aluko.

Sebuah gol yang brilian, menyempurnakan assists yang dikemas sebelumnya untuk menjadikan James sebagai man of the match (MoM) di laga ini.

Pelatih Chelsea, Graham Potter menyebut gelar MoM itu memang sangat pantas.

"Reece pemain fantastis, dan mengingat usianya masih muda, dia masih akan terus berkembang. Menyenangkan bekerja dengannya. Tugas saya adalah mengantarkan dia mencapai potensi maksimalnya," kata Potter.

“Kami mencintainya dan dia sangat penting bagi kami. Potensinya adalah dia bisa menjadi legenda Chelsea dan itulah level yang dia miliki. Agar itu terjadi, dia harus menjadi bagian dari tim yang sukses dan itulah yang sedang kami upayakan,” ujar Potter
yang baru saja menikmati kemenangan pertamanya di Eropa bersama The Blues ini.

Kemenangan ini mengantarkan The Blues ke posisi dua Grup E dengan empat poin, unggul head to head dari AC Milan di posisi ketiga yang mengoleksi poin sama.

RB Salzburg masih memimpin dengan lima poin, sedangkan Dinamo Zagreb di dasar klasemen dengan tiga poin. (Tribunnews/den)

Direct Points
- Reece James jadi man of the match
- Dinilai jadi bek kanan terbaik Inggris saat ini
- Potter bahkan menyebutnya calon legenda baru Chelsea

Ulasan Pelatih
Graham Potter, Pelatih Chelsea
Sempat Gugup
SAYA pikir kami memulai laga dengan sedikit gugup dalam lima menit pertama. Kemungkinan hal itu jadi pemicu bagi kami untuk bermain dengan baik. Setelah itu bisa terlihat dari permainan skuat, kami mengendalikan laga dan memberi ancaman.
Ini adalah malam yang bagus bagi kami. Seperti yang sudah saya katakan, kami harus bermain dengan baik dan menampilkan sikap yang bagus. Saya pikir para pemain mampu melakukannya dengan fantastis.

Stefano Pioli, Pelatih AC Milan
Banyak Kesalahan
KAMI tidak memulai dengan buruk, tetapi kemudian kehilangan performa terbaik, dan membuat kesalahan bahkan tanpa tekanan mereka. Saat Anda membuat banyak kesalahan melawan tim dengan kualitas seperti Chelsea, itu menjadi rumit. Kami terus kehilangan bola langsung atau membuat umpan yang salah, sehingga memberi terlalu banyak ruang untuk Chelsea.

Chelsea 3-0 AC Milan
Terbaik Saat Ini

Reece James vs AC Milan
1 gol
1 assist
61 umpan
99 sentuh bola
84 persen umpan akurat
2 umpan kunci
1 kreasi peluang
4/6 tendangan jauh akurat
2/2 dribbles sukses
3 menang tekel
1 clearance
1/1 menang duel udara
8/13 menang duel

22 - Dalam usia 22 tahun 301 hari, Reece James jadi pemain termuda Chelsea yang cetak gol, dan assists di satu laga Liga Champions

Susunan Pemain
CHELSEA (3-4-2-1): Arrizabalaga, Fofana (Chalobah, 38), Silva, Koulibaly, James, Loftus-Cheek, Kovacic (Jorginho, 66), Chilwell, Sterling (Broja, 75), Mount (Havertz, 74), Aubameyang (Gallagher, 65)
Gol: Fofana (24), Aubameyang (56), James (61)
Kartu kuning: Silva, Kovacic

AC MILAN (4-2-3-1): Tatarusanu, Dest, Kalulu, Tomori, Ballo-Toure, Bennacer (Pobega, 73), Tonali, Krunic (Gabbia, 65), De Ketelaere (Rebic, 65), Leao (Diaz, 72), Giroud, (Origi, 73)
Kartu kuning: Tomori, Ballo-Toure, Krunic

Statistik Pertandinga
Chelsea AC Milan
3 Gol 0
51% Penguasaan bola 49%
10(6) Tendangan (akurat) 4 (1)
15 Pelanggaran 14
2 Kartu kuning 3
0 Kartu merah 0
3 Offsides 1
4 Tendangan sudut 3
1 Penyelamatan 3

AFP Photo
SELEBRASI- Bek Chelsea, Reece James (depan) dipeluk Ben Chilwell setelah membobol gawang AC Milan dalam lanjutan Liga Champions di Stamford Bridge, London (6/10) dini hari

Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Arsenal
14
12
1
1
33
11
22
37
2
Manchester City
14
10
2
2
40
14
26
32
3
Newcastle
15
8
6
1
29
11
18
30
4
Tottenham
15
9
2
4
31
21
10
29
5
Manchester United
14
8
2
4
20
20
0
26
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas