Superskor

Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan

Sampaikan Duka Cita Tewasnya Suporter di Malang, PPLIPI Berharap Aparat Bisa Menuntaskan Kasus Ini

PPLIPI menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas tragedi meninggalnya ratusan suporter Klub Sepakbola Arema di Stadion Kanjuruhan

Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Toni Bramantoro
zoom-in Sampaikan Duka Cita Tewasnya Suporter di Malang, PPLIPI Berharap Aparat Bisa Menuntaskan Kasus Ini
Dok. pribadi
Ketua Umum Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI), Dra Hj Indah Suryadharma Ali menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas tragedi meninggalnya ratusan suporter Klub Sepakbola Arema di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/22) lalu 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Eko Sutriyanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI) menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas tragedi meninggalnya ratusan suporter Klub Sepakbola Arema di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/22) lalu.

Ketua Umum PPLIPI,  Dra Hj. Indah Suryadharma Ali, MBA mengatakan, saat ini tidak perlu saling menyalahkan antarsatu pihak dengan pihak lain karena sikap saling menyalahkan tersebut memiliki potensi memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

“Kami turut prihatin dan menyampaikan rasa duka yang sangat mendalam terhadap korban tragedi yang menimpa sebagian penonton sepak bola tersebut terutama korban perempuan dan anak-anak,” kata Indah Suryadharma dalam pernyataan tertulisnya, Selasa (4/10/22).

Menurut Bunda Indah, sapaan Indah Suryadharma Ali biasa disapa, pihaknya berharap aparat bisa tuntas kasus tersebut.

"Kami mempunyai tanggung jawab moral untuk melindungi anak-anak dan perempuan dari kegiatan yang berisiko dan berpotensi membahayakan jiwa termasuk dalam hal ini, mendatangi kerumunan massa dalam jumlah yang sangat besar seperti menonton pertandingan bola di lapangan," katanya.

Indah SDA melanjutkan, hendaknya risiko-risiko tersebut sudah dimitigasi oleh para perempuan dengan tujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada anak-anak.

Fanatik terhadap bola tidak salah, tetapi membawa anak-anak menonton dalam kerumunan massa yang besar tentu juga berisiko sehingga sebaiknya dihindari.

PPLIPI juga mengimbau kepada para pihak yang terkait dengan penyelenggaraan kompetisi persepakbolaan, untuk mengevaluasi kembali kegiatan-kegiatan yang melibatkan kerumunan massa dalam jumlah yang sangat besar. Prosedur dan protokol keamanan harus dipastikan berjalan dengan baik dan sempurna, sebelum memutuskan menggelar pertandingan akbar.

PPLIPI mengharapkan Kemenpora terus mengedukasi masyarakat agar kejadian tragis ini tidak terulang lagi.

Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI) dideklarasikan pada tanggal 17 April 2016. Sejak dideklarasikan PPLIPI yang mempunyai visi dan misi Pemberdayaan Perempuan ini, diantaranya sangat konsern dengan anak-anak di bawah Komisi PPPA mendapatkan respon positif dari masyarakat luas. Program-program pun telah banyak dilaksanakan.

Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Madura United
10
7
2
1
19
5
14
23
2
PSM Makasar
10
6
4
0
18
6
12
22
3
Persita
11
7
1
3
18
13
5
22
4
Bali United
11
7
0
4
22
13
9
21
5
Persija Jakarta
10
6
3
1
12
5
7
21
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas