Soal Potensi Sanksi untuk Indonesia, PSSI Singgung Surat dari FIFA
PSSI menyebut FIFA sama sekali tak menyinggung soal sanksi kepada Indonesia pascainsiden kerusuhan di Stadion Kanjuruhan
Penulis: Guruh Putra Tama
Editor: Drajat Sugiri
TRIBUNNEWS.COM - Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan pada laga Arema FC vs Persebaya Surabaya masih menyisakan banyak misteri untuk diungkap.
Salah satunya adalah kemungkinan soal jatuhnya sanksi FIFA kepada Indonesia imbas dari kerusuhan di markas Arema FC tersebut.
PSSI selaku induk sepak bola Indonesia menjawab soal sanksi yang kemungkinan jatuh kepada Indonesia.
Baca juga: Imbas dari Tragedi Kanjuruhan, Tagar #IwanBuleOut Trending di Twitter
Menurut PSSI, FIFA sejauh ini tak pernah menyinggung masalah sanksi.
Komunikasi yang dilakukan PSSI dan FIFA fokus kepada pendampingan pascaterjadinya insiden tersebut.
"Sering komunikasi dengan kami itu (pengurus FIFA) di bagian keanggotaan Asia dan Oceania," ungkap Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PSSI, Maaike Ira, dikutip dari Wartakota.
"Kami komunikasi langsung dengan beliau."
"Kemudian mereka bilang, ya, sudah kita kawal bersama," sambungnya.
Wasekjen PSSI menegaskan FIFA belum menyinggung soal sanksi kepada persepakbolaan tanah air.
"Jangan berpikir masalah melebar (ke masalah sanksi)," ujar Maaike ira.
"Kita pikirkan dulu kondisi korban dan juga keluarga korban."
"FIFA selalu bersama PSSI."
"Surat dari Presiden FIFA sama sekali tidak membahas sanksi, hanya belasungkawa dan juga Presiden FIFA bersama PSSI untuk mendukung, sama seperti AFC."
"Jadi tak ada obrolan sanksi sama sekali," lanjutnya.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.