Percuma Ada Wasit, Bhayangkara FC Sesali Keputusan Penalti Seusai Dipecundangi Barito Putera
Widodo Cahyono Putro selaku sang juru taktik Bhayangkara FC ungkapkan kekecewaan terhadap pengadil lapangan saat timnya kalah melawan Barito Putera.
Penulis: Bayu Satriyo Panegak
Editor: Dwi Setiawan

Memang gol pembuka pada pertandingan ini melalui titik putih di menit ke-19.
Setelah terjadi kemelut di depan gawang akhirnya sang pengadil lapangan memutuskan Wahyu Subo Seto melakukan handball.
Rafael Silva bomber gacor milik Barito Putera sukses tampil sebagai eksekutor.
Sebenarnya pertandingan kedua tim cukup sengit di babak kedua.
Bhayangkara FC yang hendak mengejar ketertinggalannya harus tertunduk lesu atas brace gol Rafael Silva di menit ke-64.
Rafael Silva menerima umpan matang dari Ferdiansyah melalui sisi kiri penyerangan.
Dengan hasil pertandingan demikian, Barito Putera mampu memperbaiki posisi di klasemen sementara meskipun masih terjebak di zona degradasi.
Barito Putera menduduki posisi ke-17 dengan memperoleh 11 poin dari total 15 pertandingan.
Sedangkan Bhayangkara FC yang berbeda di satu tingkat di atasnya mampu memperoleh 13 poin.
(Tribunnews/Bayu Panegak)