Update Liga 3: Asprov PSSI Gorontalo Gas Lanjut Sedangkan Zona Riau Dihentikan
Nasib kelanjutan Liga 3 Gorontalo dan zona Riau setelah PSSI umumkan pembatalan di Liga 3 Nasional pada Kamis (12/1/2023) pekan lalu.
Penulis: Bayu Satriyo Panegak
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
TRIBUNNEWS.COM - Berikut update kelanjutan Liga 3 zona Provinsi Gorontalo dan Riau.
Berbeda dengan Liga 3 Nasional, lanjutan gelaran di zona provinsi tergantung kebijakan Asprov PSSI masing-masing.
Liga 3 Gorontalo resmi dilanjutkan sedangkan zona Riau terpaksa dihentikan.
Baca juga: Hasil Akhir Final Liga 3 Jabar: Persipasi 1 vs 0 Dejan FC, Laskar Patriot Berhak ke Putaran Nasional
Kelanjutan Liga 3 Gorontalo ini ditegaskan oleh pihak Asprov PSSI Gorontalo, Lahmudin.
"Lanjut, Gorontalo tetap lanjut. Dari hasil rapat tadi, nantinya tim yang juara di Liga 3 Gorontalo tetap akan mendapatkan jatah ke putaran Nasional," ujar Lahmudin, dilansir melalui Tribun Gorontalo, M Husnul Jawahir Puhi.
"Kalau Gorontalo melaksanakan musim ini, makam musim dapan kita dapat 3 jatah untuk ke babak Nasional," tambahnya.
Nampaknya alasan diatas merupakan dorongan utama Asprov PSSI Gorontalo.
Jika gelaran ini sukses digelar maka akan menyusul Liga 3 zona Jateng, Jabar, NTT dan Bali yang telah merampungkan partai finalnya.
Namun demikan, pihak Asprov belum dapat memastikan jadwal pasti Liga 3 Gorontalo.
Baca juga: Liga 3 Jabar Tetap Gelar Partai Final, Bagaimana Nasib Juara Pasca Putaran Nasional Dihentikan?
Beda sikap diambil Asprov PSSI Riau yang telah sepakat menghentikan Liga 3 diwilayahnya.
"Tidak dilanjutkan. Tadi kita rapat, para voter memilih Liga 3 tidak kita lanjutkan," ujar Edward ketua Asprov PSSI Riau, dilansir melalui Tribunnews Pekan Baru, Dian Maja Palti.
"Keputusan ini bisa dimengerti seluruh pihak, tolong sampaikan ke seluruh insan sepak bola Riau," tambahnya.
PSSI Riau mengaku penyelenggaraan Liga 3 memakan kerugian.
Itu merupakan salah satu alasan kuat mengapa harus dihentikan.
"Soal keuangan, kita merasakan kerugian. Kita mulai dari nol lagi. Surat pertanggungjawaban keuangan akan kita kirim ke semua tim perserta, kerugian merupakan tanggung jawab kami," ucapnya.
Nasib Juara Liga 3 Provinsi
Menurut edaran resmi PSSI Pusat ke pengururus Asprov PSSI bahwa juara Liga 3 Provinsi tetap dapat kuota di fase Nasional.
"Bagi Asprov PSSI yang telah dan sedang melaksanakan putaran Provinsi Liga 3 masum ini, akan mendapatkan kuota lolos ke putaran nasional sesuai dengan hasil dan perhitungan koefisien yang berlaku secara keseluruhan dan selanjutnya akan di berikan rekomendasi untuk mendapatkan kuota pada putaran Liga 3 di musim yang akan datang," tulis pada edaran resmi PSSI.
Dengan kata lain perjuangan ke Persipasi hingga partai final tidaklah sia-sia.
Namun peluang promosi harus tertunda karena pertandingan Liga 2 dan Liga 3 dihentikan.
Pemberian 'Golden Ticket' untuk melaju ke partai Nasional akan digelar pada musim kompetisi selanjutnya.
Klub juara dengan nasib serupa ialah Persip Pekolangan, Perse Ende dan Perseden Denpasar.
Persip lolos dari zona Provinsi Jawa Tengah, sedangkan Perse Ende lolos dari zona Nusa Tenggara Timur (NTT).
Paling lawas ialah Perseden Denpasar yang menjuarai zona Provinsi Bali pada September 2022 silam.
Resmi telah ada empat klub yang sabet juara Provinsi Liga 3.
Sedangkan nasib kurang beruntung untuk gelaran Liga 3 di wilayah Jawa Timur dan DIY.
Secara resmi kedua zona tersebut telah membatalkan diri sebelum PSSI menghentikan Liga 3.
(Tribunnews.com/Bayu Panegak)