Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Superskor
LIVE ●

Erick Thohir dan La Nyalla Harus Tuntaskan Dua PR Berat Ketum PSSI Terdahulu

Dua masalah berat yang harus dituntaskan Ketum PSSI anyar, antara Erick Thohir dan La Nyalla Mattalitti. Simak penjelasannya sebagai berikut.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Bayu Satriyo Panegak
zoom-in Erick Thohir dan La Nyalla Harus Tuntaskan Dua PR Berat Ketum PSSI Terdahulu
YouTube Bolasport
Menteri BUMN, Erick Thohir dan Ketua DPD RI, La Nyalla. 

TRIBUNNEWS.COM - Berikut dua masalah besar yang harus ditangani Erick Thohir dan La Nyalla Mattalitti  serta 3 calon Ketum PSSI anyar.

Transisi Ketum PSSI lawas kepada pengurus baru nampaknya akan meninggalkan masalah yang serius.

Liga 2 dan Liga 3 tak berjalan, sedangkan Liga 1 berlangsung tanpa degradasi.

Siapapun yang jadi Ketum PSSI harus mampu selesaikan dua masalah ini jika ingin nasib sepak bola Indonesia lebih maju.

BURSA CALON KETUA UMUM PSSI - Dua dari lima calon bakal Ketua Umum PSSI periode 2023-2027, Erick Thohir Kiri) dan La Nyalla Mattaliti. Keduanya dianggap sebagai calon terkuat yang bakal mengisi kursi nomor satu di tubuh federasi sepakbola Indonesia.
BURSA CALON KETUA UMUM PSSI - Dua dari lima calon bakal Ketua Umum PSSI periode 2023-2027, Erick Thohir Kiri) dan La Nyalla Mattaliti. Keduanya dianggap sebagai calon terkuat yang bakal mengisi kursi nomor satu di tubuh federasi sepakbola Indonesia. (Kolase Tribun-timur)

Dua Masalah Yang Perlu Diselesaikan Ketum PSSI Anyar:

1. Pembenahan Kualitas Wasit

Kualitas wasit sangat menjadi sorotan disetiap pertandingan.

Rekomendasi Untuk Anda

Banyak dari keputusan sang pengadil lapangan dirasa tidak tepat.

Yang terbaru pada kasus Bali United vs PSM Makassar (20/1/2023).

Bernardo Tavares, pelatih PSM Makassar kesal terhadap keputusan wasit.

Pasalnya terdapat simpang siur keputusan wasit.

Ketika terjadi insiden pelanggaran di kotak penalti, wasit di garis gawang menganggap itu tidak pelanggaran.

Namun wasit utama tetap menunjuk titik putih.

Bernardo Tavares mempertanyakan fungsi wasit di garis gawang, jika pengamatannya tidak digunakan.

"Saya tidak mengerti aturan apa yang digunakan, wasit yang tepat digaris gawang ditempatkan disitu untuk memberi saran pada wasit utama, dan wasit gawang mengatakan itu tidak pelanggaran, tidak penalti," ujar Tavares di konfrensi press pasca pertandingan.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas