Ragnar, Thom Haye, dan Maarten Paes Dapat Persetujuan DPR RI: Siap Bela Indonesia vs Vietnam
kemungkinan proses pengambilan sumpah ketiga pemain tersebut dilakukan pada tanggal 12 Maret mendatang.
Penulis: Abdul Majid
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ragnar, Thom Haye, dan Maarten Paes Dapat Persetujuan DPR RI: Siap Bela Indonesia vs Vietnam
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Tiga pemain keturunan yang tengah menjalani proses naturalisasi, yakni Ragnar Oratmangoen, Thom Haye dan Maarten Paes baru saja mendapatkan persetujuan dari Komisi X dan III DPR RI dalam Rapat Dengar Pendapat di DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (7/3/2024).
Setelah mendapatkan restu proses selanjutnya akan dikirim ke Setneg untuk dikeluarkan Keppres.
Lalu proses terakhir pengambilan sumpah dan pembuatan KTP dan Paspor.
Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan kemungkinan proses pengambilan sumpah ketiga pemain tersebut menjadi WNI dilakukan pada tanggal 12 Maret mendatang.
“Rencananya begitu (ambil sumpah tanggal 12-red). Jadi gini, kalau ini semua proses administrasi selesai, kemudian DPR akan kirim ke Setneg, di situ akan keluar surat Keppres,” kata Amali.
“Dari situ proses berikutnya penyumpahan. Yang memungkinkan itu tanggal 12, karena mereka hanya bisa datang tanggal 11 dan itu tidak bisa lama karena mereka masih kompetisi,” sambungnya.
Percepatan tiga pemain tersebut menjadi Warga Negara Indonesia lantaran dipersiapkan untuk membela Timnas Indonesia saat menghadapi Vietnam pada 21 dan 26 Maret mendatang.
Seperti diketahui, pada ajang Kualifikasi Piala Dunia, setiap negara bebas memasukan pemain anyar di H-1.
“Kita minta untuk dipercepat sehingga keburu untuk didaftarkan paspornya saat lawan Vietnam,” ujarnya.
Seperti diketahui, pada ajang Kualifikasi Piala Dunia Zona Asia Grup F, Indonesia tergabung di grup F bersama Irak, Vietnam dan Filipina.
Skuad Garuda untuk sementara berada di dasar klasemen dengan torehan satu poin usai main imbang dengan Filipina dan dikalahkan Irak.