Keuntungan Timnas China Jika Pertandingan Timnas Indonesia Vs Bahrain Dipindah dari Indonesia
Insiden hinaan suporter Indonesia memicu permintaan Bahrain untuk venue netral. Begini efeknya untuk Timnas China.
Penulis: Hasiolan Eko P Gultom
Keuntungan Timnas China Jika Pertandingan Timnas Indonesia vs Bahrain Dipindah dari Indonesia
TRIBUNNEWS.COM - Asosiasi Sepak Bola Bahrain (BFA) baru-baru ini mengajukan permohonan kepada FIFA dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) untuk memindahkan pertandingan tandang mereka melawan Indonesia, yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta, ke tempat netral.
Permintaan ini muncul setelah BFA menilai terjadi insiden serius di mana suporter Indonesia menghina tim Bahrain dan para pemainnya di media sosial.
Baca juga: PSSI-nya Bahrain: Pemain Timnas Bahrain Dapat Ancaman Pembunuhan dari Suporter Timnas Indonesia
Dalam pernyataannya, Asosiasi Sepak Bola Bahrain menyatakan kalau mereka merasa tindakan tersebut mengancam keselamatan tim nasionalnya.
Mereka menginginkan agar pertandingan dapat dilangsungkan dalam lingkungan yang lebih aman.
Mengapa Suporter Indonesia Menghina Tim Bahrain?
Media China, Sohu, mengulas insiden ini dengan mengaitkan keuntungan yang diperoleh Timnas China jika permintaan Bahrain dikabulkan.
Menurut laporan itu, setelah hasil imbang 2-2 antara Bahrain dan Indonesia, suporter Indonesia mulai melontarkan hinaan dan ancaman kepada pemain Bahrain secara besar-besaran melalui platform media sosial.
Hal ini tidak hanya menyerang akun resmi Asosiasi Sepak Bola Bahrain, tetapi juga mencakup akun pribadi para pemain dan penggemar.
Tindakan tersebut dianggap sangat melanggar semangat olahraga dan tidak sejalan dengan tujuan sepak bola sebagai olahraga yang menyatukan masyarakat di seluruh dunia.
Akibatnya, Asosiasi Sepak Bola Bahrain merasa perlu untuk memindahkan pertandingan ke tempat yang lebih netral.
Apa Dampaknya bagi Tim China?
Sebagai informasi, Bahrain dan Indonesia sama-sama menjadi pesaing tim China di Klasemen Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Menurut laporan Sohu, usulan Bahrain untuk memindahkan venue pertandingan ini memicu perbincangan hangat di kalangan penggemar Tiongkok.
Beberapa di antaranya berpendapat kalau China, sebagai negara yang dikenal aman, mungkin bisa mengambil alih penyelenggaraan pertandingan ini.
"Dengan demikian, bukan hanya keselamatan tim Bahrain yang terjamin, tetapi juga citra internasional China akan semakin meningkat," kata laporan tersebut