Inggris Negara Eropa Pertama Lolos ke Piala Dunia 2026, Tuchel Optimistis
Thomas Tuchel, menanggapi dengan santai nyanyian sindiran yang diarahkan kepadanya oleh para pendukung Inggris saat timnya menang 5-0
Penulis:
Deny Budiman
Editor:
Muhammad Barir
Inggris Negara Eropa Pertama Lolos ke Piala Dunia 2026, Lolos Sempurna
Ringkasan Informasi
- Inggris negara pertama ke Piala Dunia 2026
- Lolos dengan sempurna
- Tuchel optimistis dengan kekuatan skuadnya
TRIBUNNEWS.COM- Pelatih timnas Inggris, Thomas Tuchel, menanggapi dengan santai nyanyian sindiran yang diarahkan kepadanya oleh para pendukung Inggris saat timnya menang 5-0 atas Latvia di Riga (15/10) dini hari — hasil yang memastikan tiket ke Piala Dunia 2026.
Sindiran itu muncul setelah Tuchel sebelumnya mengkritik suasana suporter di Wembley ketika Inggris menang 3-0 atas Wales dalam laga uji coba. Komentarnya dianggap meremehkan dukungan fans, dan balasan pun datang di Riga dalam bentuk lagu-lagu bernada ejekan.
Namun Tuchel menanggapinya dengan humor.
“Saya mendapat sedikit ejekan di babak pertama, tapi itu wajar. Mereka punya alasan setelah komentar saya sebelumnya. Saya malah tersenyum — ini bagian dari humor Inggris, dan saya bisa menerimanya,” ujarnya setelah pertandingan dikutip dari BBC.
Meski demikian, Tuchel menegaskan betapa pentingnya dukungan fans menjelang Piala Dunia. “Dukungan mereka luar biasa — baik di Serbia, di sini di Latvia, dan saya yakin nanti di Amerika pun akan sama. Kami ingin membuat mereka bangga, membuat mereka bahagia menonton kami. Dukungan mereka memberi energi besar bagi tim,” katanya.
Kemenangan besar atas Latvia melengkapi rekor sempurna Inggris di bawah Tuchel: enam menang dari enam laga kualifikasi, mencetak 18 gol tanpa kebobolan.
Inggris juga menjadi negara Eropa pertama yang memastikan tempat di Piala Dunia.
“Tidak setiap hari tim bisa lolos ke Piala Dunia, jadi suasana di ruang ganti sangat luar biasa—semua tersenyum dan bersenandung. Ini momen spesial,” kata Tuchel.
Gol-gol Inggris dicetak oleh Anthony Gordon, dua gol dari Harry Kane, satu gol bunuh diri pemain Latvia Maksims Tonisevs, dan satu lagi dari Eberechi Eze.
Baca tanpa iklan