Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Sport
LIVE ●

Gemuruh Istora Bantu Putri KW ke Perempat Final Polytron Indonesia Open 2026: Siap Hadapi Chen Yufei

Di perempat final, Putri KW berhadapan dengan mantan juara Olimpiade asal China, Chen Yufei, lawan yang selama ini belum pernah dia kalahkan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Gemuruh Istora Bantu Putri KW ke Perempat Final Polytron Indonesia Open 2026: Siap Hadapi Chen Yufei
Tribunnews.com/Abdul Majid
REVANS MANIS - Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani sukses melaju ke babak perempat final Polytron Indonesia Open 2026 usai mengalahkan wakil Kanada, Michelle Li, dengan skor 12-21, 21-18, 21-16 di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (4/6/2026). Tribunnews/Abdul Majid 

Gemuruh Istora Bantu Putri KW ke Perempat Final Polytron Indonesia Open 2026: Tekad Kalahkan Chen Yufei

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Senyum lebar tak bisa disembunyikan dari wajah Putri Kusuma Wardani saat melangkah memasuki ruang konferensi pers di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Tepuk tangan dari awak media yang telah menunggu sejak beberapa menit sebelumnya pun langsung menyambut kedatangannya.

Momen itu terasa berbeda.

Putri KW baru saja melewati satu laga yang bukan sekadar mengantarkannya ke perempat final Polytron Indonesia Open 2026, tetapi juga memberikan kepuasan tersendiri.

Di lapangan, tunggal putri andalan Indonesia itu sukses menundukkan wakil Kanada, Michelle Li, dengan skor 12-21, 21-18, 21-16.

Rekomendasi Untuk Anda

Kemenangan yang terasa semakin manis karena menjadi ajang balas dendam setelah sebelumnya Putri harus mengakui keunggulan lawan yang sama pada Piala Uber 2026.

“Saya cukup puas hari ini karena bisa revans atas Michelle di rumah sendiri," ujar Putri KW seusai laga.

Namun jalan menuju kemenangan tidaklah mudah. Putri KW sempat dibuat kesulitan pada gim pertama.

Michelle Li tampil agresif sejak awal pertandingan dan terus menekan permainan wakil tuan rumah tersebut.

“Michelle sangat kuat dalam permainan depan dan memiliki serangan yang cukup merepotkan saya," kata Putri.

Tekanan itu membuat pebulutangkis 23 tahun tersebut kehilangan gim pertama dengan skor cukup telak.

Tetapi di hadapan ribuan penonton Istora, menyerah bukan pilihan. Perlahan ia mulai menemukan ritme permainan.

Pada gim kedua dan ketiga, Putri tampil lebih tenang serta berani mengambil risiko.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas