Kutukan Muller Hantui Messi, Leo Perlu Ubah Sejarah Lawan Monster Hitamnya
Kutukan Thomas Muller yang menghantui Lionel Messi. Messi perlu mengubah sejarah melawan Muller yang menjadi monster hitamnya untuk memenangkan MLS
Editor:
Muhammad Barir
Kutukan Muller Hantui Messi, Leo Perlu Mengubah Sejarah Melawan Monster Hitamnya
Ringkasan Berita:
- Kutukan Thomas Muller menghantui Lionel Messi jelang final MLS
- Lionel Messi perlu mengubah sejarah melawan Thomas Muller
- Faktanya, Muller telah meraih tujuh kemenangan dalam 10 duel langsung
TRIBUNNEWS.COM- Kutukan Thomas Muller yang menghantui Lionel Messi. Messi perlu mengubah sejarah melawan Muller yang menjadi monster hitamnya untuk memenangkan MLS (Major League Soccer).
Final Major League Soccer menghidupkan kembali salah satu persaingan antara dua pemain sepak bola terhebat di dunia.
MLS sedang mempersiapkan salah satu final paling simbolis dalam sejarahnya: Lionel Messi dan Inter Miami melawan Thomas Muller dan Vancouver Whitecaps.
Lebih dari sekadar gelar juara, duel ini menghidupkan kembali rivalitas dari beberapa tahun lalu di dunia sepak bola.
Ini adalah "kutukan" yang harus dipatahkan Messi jika ia ingin dinobatkan di Miami.
Thomas Müller merupakan rival yang tak nyaman bagi Leo Messi.
Di setiap tahapan kariernya, sulit menemukan rival yang tidak memiliki keunggulan besar dari Lionel Messi.
Hanya sedikit, sangat sedikit, pemain yang mampu memiliki rekor sebagus Thomas Müller melawannya.
Pemain Jerman ini telah menjadi eksekutor beberapa kekalahan paling menyakitkan bagi pemain Argentina, baik bersama Barcelona maupun bersama Albiceleste.
Sejarah bentrokan antara Thomas Müller dan Lionel Messi
Dari kemenangan bersejarah 7-0 di Liga Champions 2012/13 , hingga kemenangan tak terlupakan 8-2 di tahun 2020, hingga final Piala Dunia 2014, Müller selalu hadir di malam-malam tragis bagi Messi.
Faktanya, pemain Jerman ini telah meraih tujuh kemenangan dalam sepuluh pertemuan langsung, salah satu rekor terburuk melawannya.
Kini, duel itu berpindah ke MLS , dalam latar yang benar-benar berbeda, tetapi dengan makna sejarah yang memberikan cita rasa khusus pada final antara Inter Miami dan Vancouver Whitecaps.
Final Piala MLS 2025 tak hanya akan menentukan juara, tetapi juga akan mengakhiri babak yang belum tuntas antara dua legenda.
Baca tanpa iklan