Kabar Baik dari Aceh Timur, Muammar Khadafi Bisa Bertemu Keluarga setelah Putus Komunikasi 5 Hari
Kabar baik datang dari pesepak bola Persiraja, Muammar Khadafi akhirnya bisa bertemu dengan keluarganya secara langsung yang berada di Aceh Timur.
Penulis:
Muhammad Nursina Rasyidin
Editor:
Dwi Setiawan
TRIBUNNEWS.COM - Kabar baik datang dari pesepak bola Persiraja Banda Aceh, Muammar Khadafi akhirnya bisa bertemu dengan keluarganya secara langsung yang berada di Aceh Timur setelah beberapa hari tidak dapat berkomunikasi pasca-musibah banjir bandang.
Pada Selasa (2/12) Khadafi menyampaikan rasa syukurnya karena bisa bertemu kembali dengan anak, istri, dan keluarga besarnya, tetapi juga bagaimana kondisi terkini rumahnya.
Rumah Khadafi mengalami kerusakan yang cukup parah.
Tidak ada lagi yang bisa digunakan dari isi rumah sebelumnya.
"Alhamdulillah saya sudah bertemu dengan keluarga di Aceh Timur," ungkap Khadafi, dikutip dari situs resmi klub Persiraja, Rabu (3/12).
"Semua sehat. Tapi rumah rusak parah dan tanah masuk ke dalam rumah, isi rumah semua tidak bisa dipakai lagi," sambungnya.
Lima Hari Tidak Terhubung dengan Keluarga di Aceh Timur
Sebelum informasi baik ini tiba, Khadafi sudah lima hari tidak bisa berkomunikasi dengan istri, anak, dan keluarga besarnya berada di Idi, Aceh Timur.
Baca juga: Warga Korban Banjir di Sumbar Sulit Dapatkan Air Bersih dan Sembako
Hal itu terjadi hingga Minggu, 30 November 2025.
Banjir bandang yang menerjang Aceh Timur mengakibatkan lumpuhnya jaringan komunikasi dalam sepekan terakhir.
Oleh sebab itu ia tidak bisa berkomunikasi.
Khadafi bahkan tidak tahu kemana keluarganya mengungsi saat musibah itu terjadi dan bagaimana perkembangan situasi di tempat pengungsian.
"Saya sudah lima hari tidak bisa komunikasi dengan anak, istri, dan keluarga di kampung," bebernya.
"Seluruh Aceh Timur tidak ada jaringan. Tempat mengungsi pun saya belum tahu," sambungnya.
Ribuan rumah terendam banjir, sejumlah infrastruktur pun mengalami kerusakan akibat musibah tersebut. Wilayah Aceh Timur termasuk salah satu daerah yang terparah dari musibah ini.
Baca tanpa iklan