Tottenham yang Kehilangan Arah, Waktu Thomas Frank Menipis
Apakah Thomas Frank layak dipertahankan setelah Tottenham digilas Nottingham 3-0?
Penulis:
Muhammad Nursina Rasyidin
Editor:
Arif Tio Buqi Abdulah
Dengan capaian itu membuat Thomas Frank kehilangan kepercayaan dari para penggemar Tottenham, dan dapat terus berkembang jika performa tim tidak teratasi dengan cepat.
Pertanyaan kemudian muncul, apakah hasil tersebut mengantarkan Thomas Frank menuju pintu keluar Tottenham?
Atau sebaliknya, Thomas Frank diberi kepercayaan hingga akhir musim di tengah penderitaan saat ini?
"Saya tidak melihat alasan mengapa tidak," kata Thomas Frank yang optimis dipertahankan.
"Saya rasa cukup jelas bahwa jika tidak ada yang meluangkan waktu, tidak ada yang bisa membalikkan keadaan ini. ini bukan solusi cepat," sambungnya.
Thomas Frank sempat membangun pondasi kukuh di awal musim dari lini pertahanan yang ia miliki sehingga mampu menciptakan hasil-hasil impresif ketika melakoni laga-laga tandang.
Tottanham dinilai siap untuk bersaing.
Tapi, tiga bulan kemudian, Spurs hanya mampu memperlihatkan pertandingan yang terkoordinir dengan baik saat melawan Copenhagen, Brentford, dan Slavia Praha.
Selain laga itu, rencana serangan Tottenham nihil.
Spurs hanya bermain dengan mengandalkan umpan silang. Mereka telah kebobolan 16 gol dalam 5 laga terakhir. Ironi.
Melanjutkan artikel tersebut, setidaknya ada dua alasan mengapa Thomas Frank mungkin diberikan waktu untuk melanjutkan pekerjaannya.
Alasan pertama soal identitas tim yang dia tanamkan demi menuju masa depan yang lebih jelas.
Namun yang kedua adalah keengganan mengakui kegagalan, bahwa penunjukkan Thomas Frank sebagai pelatih Tottenham adalah pilihan yang salah.
Direksi klub hanya menunggu, berharap tim dapat berubah dan melaju di jalan yang benar di sisa pertandingan musim ini.
Tapi dengan kurun waktu 6 bulan tidak da yang tidak mungkin untuk Tottenham bisa tampil lebih buruk.
Baca tanpa iklan