Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Superskor
LIVE ●

Fakta Emil Audero di Laga Cremonese vs Napoli: Si Harimau Putus Peceklik Kemenangan 3 Dekade

Cremonese bisa mengakhiri paceklik kemenangan atas Napoli selama lebih dari 3 dekade di Serie A. Emil Audero bisa menjadi kunci.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Drajat Sugiri
Editor: Dwi Setiawan
zoom-in Fakta Emil Audero di Laga Cremonese vs Napoli: Si Harimau Putus Peceklik Kemenangan 3 Dekade
Miguel MEDINA/AFP
CREMONESE VS NAPOLI - Penjaga gawang Sampdoria, Emil Audero, membersihkan bola di samping penyerang Juventus asal Portugal Cristiano Ronaldo (kanan) selama pertandingan sepak bola Serie A Italia Juventus vs Sampdoria pada 20 September 2020 di stadion Juventus di Turin. Cremonese bisa menggagalkan misi Napoli kudeta Inter Milan dari puncak klasemen. (Foto Arsip, September 2020). 

Ringkasan Berita:
  • Emil Audero Mulyadi bisa menjadi salah satu protagonis kemenangan Cremonese saat menghadapi Napoli pada pekan 17 Liga Italia
  • Cremonese bisa mengganjal misi Napoli untuk mengkudeta Inter Milan dari puncak klasemen sementara Serie A
  • Cremonese belum pernah meraih kemenangan atas Napoli di ajang Serie A lebih dari tiga dekade

TRIBUNNEWS.COM - Giornata 17 Serie A 2025/2026 bisa menjadi panggung kiper Timnas Indonesia, Emil Audero Mulyadi bersama Cremonese, menggagalkan misi Napoli mengkudeta Inter Milan dari puncak klasemen sementara.

Pertandingan lanjutan Liga Italia antara Cremonese vs Napoli dijadwalkan berlangsung di Stadion Giovanni Zini, Cremona, Minggu (28/12) pukul 21.00 WIB.

Momentum positif dimiliki tim tamu. Napoli besutan Antonio Conte belum lama ini meraih gelar Piala Super Italia setelah sukses menghempaskan Bologna 2-0 di partai final yang berlangsung di Arab Saudi.

Napoli juga mengantongi modal positif mengalahkan AC Milan di babak semifinal. Hanya saja pada pertandingan terakhir di kompetisi liga, tim Kota Naples ini harus tertunduk lesu akibat dikalahkan Udinese 1-0.

Napoli jelas menginginkan poin penuh untuk mengembalikan sekaligus menjaga tren positif mereka. Jika menang, Il Partenopei, julukan Napoli, berhak mengambil alih posisi puncak klasemen dari Inter Milan.

BERSELEBRASI - Luapan emosi kiper Timnas Indonesia, Emil Audero Mulyadi, saat pertandingan Hellas Verona vs Cremonese pada giornata 4 Serie A Liga Italia 2025/2026 di Marcantonio Bentegodi Stadium, Selasa (16/9/2025).
BERSELEBRASI - Luapan emosi kiper Timnas Indonesia, Emil Audero Mulyadi, saat pertandingan Hellas Verona vs Cremonese pada giornata 4 Serie A Liga Italia 2025/2026 di Marcantonio Bentegodi Stadium, Selasa (16/9/2025). (Twitter @USCremonese)

Napoli yang berada di posisi keempat klasemen dengan raihan 31 angka, tertinggal dua poin dari Inter Milan sebagai penyandang status Capolista.

Rekomendasi Untuk Anda

Lalu untuk tim tuan rumah, Cremonese juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Pernah mengalahkan AC Milan di San Siro dan menahan imbang Juventus, menjadi bukti bahwa Emil Audero dkk. juga berpotensi menyulitkan Napoli.

Si Harimau, julukan Cremonese, kini menghuni peringkat ke-12 dengan raihan 21 poin.

Dalam rekam jejak pertemuan kedua tim di Serie A, Napoli hanya menelan dua kekalahan dari 16 laga.

Terakhir kali Cremonese mengalahkan Napoli di panggung Serie A ialah musim 1994/1995. Tepatnya 11 September 1994, Cremoneseyang kala itu bertindak sebagai tuan rumah, sukses mempermalukan Il Partenopei, dengan skor 2-0.

Merangkum dari laman Sportsmole, sejak momen itu, Cremonese tidak lagi bisa mengalahkan Napoli di kompetisi Liga Italia.

Jika Emil Audero Mulyadi dkk. bisa mengalahkan Napoli, maka Cremonese akan mengakhiri paceklik tanpa kemenangan 31 tahun tim atas Napoli di Serie A.

Pelatih Cremonese Waspada

Pelatih Cremonese, Davide Nicola, akan menghadapi sebuah tim yang nyaris sempurna. Napoli berisi pemain-pemain terbaik dunia, seperti Scott McTominay, David Neres, hingga Rasmus Hojlund yang menebar ancaman setiap saat.

"Pertahanan mereka obsesif, tepat, dan berkualitas dalam semangat dan efektivitasnya. Dalam penguasaan bola, mereka menggabungkan keterampilan individu yang luar biasa dengan organisasi dan kerendahan hati untuk mengelola momen-momen permainan," ungkap Davide Nicola, dikutip dari laman Gazzetta.

"Mereka tahu bagaimana bermain dengan pedang dan anggar, menafsirkan sepak bola seperti tim-tim yang berkompetisi di level tertinggi: Scudetto adalah bukti dari hal ini, di samping pertandingan tahun ini, jadi semua yang telah kami kerjakan sejauh ini adalah ujian terbaik," lanjutnya.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Inter Milan
38
27
6
5
89
35
54
87
2
Napoli
38
23
7
8
58
36
22
76
3
Roma
38
23
4
11
59
31
28
73
4
Como
38
20
11
7
65
29
36
71
5
AC Milan
38
20
10
8
53
35
18
70
Berita Populer
Berita Terkini
Atas