Perbedaan Tugas Jordi Cruyff di Timnas Indonesia dan Ajax Amsterdam
Terdapat perbedaan tugas dari Jordi Cruyff ketika bersama Timnas Indonesia dan Ajax Amsterdam, simak berikut perbedaan peran Jordi Cruyff.
Penulis:
Bayu Satriyo Panegak
Editor:
Drajat Sugiri
Ringkasan Berita:
- Terdapat perbedaan tugas yang diemban oleh Jordi Cruyff ketika bersama Timnas Indonesia dan Ajax
- Di Timnas Indonesia, Jordi menjabat sebagai Penasehat Strategis
- Sementara di Ajax, pelatih asal Belanda menjadi Direktur Teknik.
TRIBUNNEWS.COM - Ajax Amsterdam telah mencapai kesepakatan verbal bersama Jordi Cruyff sebagai Direktur Teknik (Dirtek).
Kepastian itu tertuang dalam unggahan resmi klub pada Senin (29/12/2025).
Jordi akan mulai bertugas pada Februari 2026, menggantikan posisi Alex Kroes yang beberapa waktu lalu memutuskan untuk resign.
"Ajax dan Jordi Cruyff telah mencapai kesepakatan verbal terkait posisi Direktur Teknik," tulis Instagram Ajax, Senin (29/12/2025).
"Proses menuju penunjukan resmi kini memasuki tahap akhir, meski masih ada sejumlah langkah yang perlu diselesaikan."
"Ajax menargetkan Cruyff sudah dapat mulai menjalankan tugasnya pada awal Februari 2026," tulis keterangan klub Liga Belanda.
Tanggung jawab Jordi bersama Ajax bukan merupakan barang baru dalam kariernya.
Pelatih asal Belanda pernah mengemban tugas serupa ketika bersama klub raksasa Spanyol, FC Barcelona hingga AEK Larnaca (Siprus).
Ketika bersama La Blaugrana, jabatan tersebut diemban anak kandung Johan Cruyff selama satu musim, tepatnya Juli 2022 hingga Juni 2023.
Tugas Jordi sebagai Dirtek adalah merencanakan strategi sebuah tim untuk jangka panjang.
Dirtek fokus mengoptimalkan kemampuan pemain, tim, serta pelatih dalam lintas kategori usia.
Kini, lembar perjalanan baru Jordi sebagai Dirtek akan segera dimulai bersama tim kota kelahirannya, Ajax Amsterdam.
Adapun peran yang diemban Jordi di klub papan atas Liga Belanda tersebut berbeda dengan tugasnya bersama Timnas Indonesia.
Pria berusia 51 tahun itu diketahui menjabat sebagai Penasihat Strategis Timnas Indonesia sejak 11 Maret 2025.
Tugas utama Penasehat Strategis adalah membantu pelatih kepala untuk mengembangkan performa tim.
Baca tanpa iklan