Terungkap Jabatan Cesar Meylan Sebenarnya di Timnas Indonesia
Tugas dan jabatan sebenarnya dari asisten pelatih Timnas Indonesia Cesar Meylan yang diperkenalkan oleh PSSI pada Minggu (11/1/2026).
Penulis:
Bayu Satriyo Panegak
Editor:
Muhammad Nursina Rasyidin
Ringkasan Berita:
- Cesar Meylan merupakan asisten pelatih John Herdman di Timnas Indonesia
- Fokus Cesar Meylan adalah untuk meningkatkan kualitas performa fisik serta pengelolaan kebugaran pemain secara menyeluruh
- Jabatan Cesar Meylan akan berbeda dari pelatih fisik Timnas Indonesia pada umumnya.
TRIBUNNEWS.COM - Cesar Meylan merupakan asisten pelatih Timnas Indonesia yang pertama diperkenalkan oleh PSSI pada Minggu (11/1/2026).
Pelatih berpaspor Kanada itu akan mendampingi kinerja John Herdman sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia.
Perjumpaan Cesar Meylan dan John bukan merupakan hal baru.
John turut mempercayai Cesar dalam perjalanan sebelumnya di kursi kepelatihan Timnas Kanada, Selandia Baru, hingga klub Major League Soccer, Toronto FC.
John dan Cesar sama-sama berjibaku untuk mengantarkan Kanada ke Piala Dunia Putra 2022 dan tiga edisi Piala Dunia Putri.
Ia juga turut mempersembahkan medali perunggu Olimpiade Rio 2016 (Putri) dan medali emas Olimpiade Tokyo 2020 kepada Kanada.
Kini, lembar baru John Herdman bersama Cesar Meylan kembali tertuang dengan bersama-sama menukangi Timnas Indonesia.
Jabatan Cesar Meylan di Timnas Indonesia
Jabatan yang diemban Cesar Meylan bersama Timnas Indonesia terbilang cukup jarang terdengar dan belum banyak dikenal oleh publik luas.
Pria kelahiran Lausanne, Swiss akan bertugas sebagai pelatih performa fisik, atau dikenal juga sebagai pelatih rehabilitasi.
Tugas pokok dari pelatih berusia 41 tahun itu adalah meningkatkan kualitas performa fisik serta pengelolaan kebugaran pemain Timnas Indonesia secara menyeluruh.
Dalam prakteknya, Cesar Meylan akan menggunakan pendekatan berbasis sains olahraga.
Kepiawaian Cesar Meylan di dalam bidang tersebut tidak perlu dipungkiri.
Cesar telah menempuh jalur pendidikan akademik hingga kini bergelar PhD atau setara Doktor (Dr.) jika di Indonesia.
Bahkan, Cesar sekarang tercatat sebagai Adjunct Professor atau dosen tamu di University of British Columbia, Kanada.
Baca tanpa iklan