Mental Juara Arsenal Mengendur saat Dikalahkan Man United 2-3
Patrick Vieira soroti kekuatan mental pemain Arsenal saat dikalahkan Manchester United 2-3 di Emirates Stadium, Senin (26/1/2026).
Penulis:
Muhammad Nursina Rasyidin
Ringkasan Berita:
- Arsenal kalah 2-3 dari Manchester United di Emirates Stadium, Senin (26/1/2026). Kekalahan laga kandang pertama bagi The Gunners musim ini di Liga Inggris.
- Komentar Patrick Vieira dan Roy Keane dari hasil ini, Arteta tidak menampik soal performa Arsenal.
- Arsenal masih memimpin klasemen Liga Inggris, dan terdepan dalam persaingan gelar, namun kini hanya selisih 4 angka dengan Man City.
TRIBUNNEWS.COM - Gol Matheus Cunha pada menit ke-87 membungkam publik Emirates Stadium. Tim kesayangan mereka, Arsenal gagal meraih satu poin bahkan kehilangan poin penuh saat menjamu Manchester United, Senin (26/1/2026).
Arsenal yang sempat unggul lebih dulu di babak pertama harus rela kalah 2-3 dari Man United.
"Bukan soal kalah, tapi cara mereka kalah," ucap mantan pemain Arsenal, Patrick Vieira kepada Sky Sports.
Ya, Arsenal mendominasi permainan dalam 30 menit awal babak pertama hingga mampu mencetak gol dari sentuhan Odegaard yang mengenai kaki Lisandro Martinez dan tercatat sebagai gol bunuh diri Martinez.
Namun setelah itu, kesalahan demi kesalahan dilakukan oleh anak asuh Mikel Arteta.
Zubimendi blunder, ruang yang terbuka untuk pemain Man United, kecemasan, kreativitas, dan banyak lagi aspek yang pada akhirnya mengakhiri tren manis di Emirates musim ini dengan tidak terkalahkan dalam 12 pertandingan.
Kekalahan ini seakan menjadi puncak bagi Arsenal.
Mereka sebagai pemimpin gelar juara Liga Inggris musim ini terseok-seok dalam tiga laga terakhir karena tidak memenangkan pertandingan.
Berawal dari imbangtanpa gol melawan Liverpool dan Nottingham, hingga kalah 2-3 dari Man United. Untuk kali pertama bagi Arteta sejak tahun 2023 timnya kebobolan 3 gol atas lawannya.
Para pemain Arsenal memiliki kecemasan di tengah ambisi mereka meraih gelar juara yang sudah dua dekade ditunggu.
Kecemasan tersebut menimbulkan banyak hal yang terjadi di lapangan, kreativitas, hingga faktor yang paling menentukan adalah mental.
Baca juga: Hasil Arsenal 2-3 Man United, Setan Merah Putus 2 Rekor The Gunners Sekaligus
"Ini tentang kekuatan mental tim," lanjut Vieira.
"Saka dan Trossard tidak memberikan cukup kontribusi untuk mengancam Man United."
"Mereka membutuhkan seorang pemimpin untuk membangkitkan semangat tim. Mereka perlu memahami bahwa ketika berada di lapangan, mereka harus bermain dengan lebih banyak energi dan lebih banyak risiko. Mereka memiliki kualitas tersebut."
Baca tanpa iklan