Pemain Berjiwa Besar Itu Emil Audero, Kiper Timnas Indonesia
Wawancara Emil Audero pasca-insiden petasan dalam pertandingan Cremonese vs Inter, mulai dari kronologi hingga setelah kejadian. Pemain berjiwa besar.
Penulis:
Muhammad Nursina Rasyidin
Editor:
Arif Tio Buqi Abdulah
"Jauh di lubuk hati, saya tidak merasa ingin menyerah. Hukuman skorsing pertandingan karena insiden seperti itu tidak sesuai dengan saya."
"Saya tahu saya bisa melakukannya. Bahkan jika sesuatu terjadi setelahnya," tambahnya.
Setelah Insiden
Sikap Emil Audero yang memutuskan melanjutkan permainan dianggap dalam fair-play permainan yang luar biasa bagi presiden Inter Milan, Moratta.
Mereka punya kedekatan karena pernah menjalin kerjasama meski dalam waktu yang singkat.
Moratta tidak hanya memuji keputusan Emil, tetapi juga mengkhawatirkan kondisinya. Termasuk pemain Inter lainnya yang memberikan dukungan akibat insiden tersebut.
"Semua orang, mulai dari presiden, datang untuk menjenguk saya," ungkapnya.
"Mereka khawatir. Saya telah melalui banyak hal dalam karier saya. Saya adalah orang yang berdedikasi di lapangan, jadi saya ingin melanjutkannya (pertandingan)."
"Gagasan untuk berspekulasi tentang apa yang telah terjadi bukanlah bagian dari karakter saya," sambungnya.
"Antara Minggu malam dan Senin, mengetahui banyak orang yang peduli dengan kesehatan saya sangat baik bagi saya."
"Saya bukan tipe orang yang suka berperan sebagai korban, tetapi merasakan kedekatan seperti itu, solidaritas yang begitu dalam, memberi saya begitu banyak kekuatan," jelasnya.
Emil berharap, oknum suporter yang melakukan aksi tindakan tidak terpuji itu mendapat hukuman yang setimpal.
"Sepak bola tentang kesenangan, keterampilan, kualitas, komitmen, dan gairah." Ini adalah prinsip-prinsip yang ingin dan harus kita sampaikan."
"Fans adalah bagian fundamental dari sepak bola. Semangat dan dukungan mereka sangat penting."
"Terlepas dari apa yang terjadi, saya masih percaya pada sisi baiknya. Mereka yang melakukan hal-hal seperti itu pantas dihukum dengan berat," tutupnya.
(Tribunnews.com/Sina)