Inter Milan Resmi Dijatuhi Sanksi Double, Buntut Pelemparan Flare ke Emil Audero
Inter Milan dijatuhi sanksi denda dan larangan suporter usai flare mengenai Emil Audero. Lautaro Martinez angkat bicara dan minta maaf.
Penulis:
Hafidh Rizky Pratama
Para pejabat klub Inter Milan beserta pemainnya telah meminta maaf dan dengan tegas mengutuk insiden tersebut.
Namun, permintaan maaf tidak cukup untuk mencegah sanksi larangan bagi pendukung tandang dalam tiga pertandingan Liga Italia berikutnya.
Sanksi ganda berupa larangan suporter away dan denda finansial ini merupakan bentuk respons tegas dari otoritas sepak bola Italia untuk menindak perilaku tidak sportif dari suporter.
Di sisi lain, Emil Audero yang juga sebagai kiper Timnas Indonesia itu menjadi sorotan usai kejadian tersebut.
Meski mengalami insiden tidak menyenangkan tersebut, Audero tetap menunjukkan profesionalisme dengan melanjutkan pertandingan hingga peluit akhir.
Lautaro Martinez Minta Maaf
Seusai pertandingan, Lautaro Martinez secara tegas mengutuk aksi yang dilakukan suporter Inter Milan tersebut.
Lautaro juga menyampaikan permohonan maaf kepada Emil Audero akibat insiden tersebut.
"Hal-hal seperti ini tidak boleh terjadi, ada risiko pribadi. Kami para pemain sepakbola juga manusia, kami menampilkan pertunjukan yang dapat dilihat di seluruh dunia, dan kami harus berhati-hati tentang hal-hal ini," ujar Lautaro Martinez dalam wawancara bersama DAZN.
"Kami meminta maaf kepada Audero, yang merupakan juara bersama kami dengan bintang kedua, dan kami juga meminta maaf kepada semua fans Cremona."
"Hal-hal seperti ini tidak boleh terjadi," tegasnya.
(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama)