Roberto De Zerbi Mantap ke Tottenham, Manchester United Terancam Gigit Jari
Setelah hengkang dari Lyon, Roberto De Zerbi terbuka gabung ke Tottenham Hotspur daripada Manchester United.
Penulis:
Muhammad Ali Yakub
Editor:
Muhammad Nursina Rasyidin
Ringkasan Berita:
- Roberto De Zerbi condong ke Spurs, siap menolak Manchester United demi menjadi manajer baru Tottenham Hotspur.
- Tottenham krisis performa, baru memecat Thomas Frank dan hanya berjarak lima poin dari zona degradasi Premier League.
- Keunggulan Spurs soal timing karena kekosongan kursi pelatih, bisa merekrut De Zerbi segera, membuat Manchester United terancam kehilangan target.
TRIBUNNEWS.COM - Masa depan Roberto De Zerbi kian mengerucut ke London Utara. Pelatih asal Italia itu dikabarkan siap menolak ketertarikan Manchester United demi menerima tawaran menjadi manajer baru Tottenham Hotspur, yang tengah lowong usai pemecatan Thomas Frank.
Situasi ini muncul di waktu yang hampir bersamaan dengan kepergian De Zerbi dari Olympique de Marseille, sehingga membuka peluang bagi Spurs untuk bergerak cepat mengamankan jasanya.
Tottenham sendiri resmi berpisah dengan Thomas Frank pada Kamis (12/2/2026) setelah performa buruk yang menyeret klub mendekati zona degradasi Premier League.
Spurs kini hanya berjarak lima angka dari West Ham yang berada di zona degradasi.
Performa yang inkonsisten tersebut akhirnya membuat Spurs mengambil keputusan untuk memecat Thomas Frank.
Dikutip dari Football Insider, Tottenham mungkin harus membayar kompensasi sekitar 8 juta poundsterling (sekitar Rp183,6 miliar) dalam pemecatan Thomas Frank.
Tottenham Jadi Opsi Paling Realistis
Menurut laporan Givemesport, De Zerbi sebenarnya sempat menolak tawaran Tottenham pada pendekatan sebelumnya.
Namun, kondisi internal klub yang kini berubah membuat sang pelatih mempertimbangkan ulang keputusannya.
Kepergian Daniel Levy dan Fabio Paratici dari struktur pengambilan keputusan klub disebut menjadi faktor kunci.
De Zerbi kini diyakini akan mendapat pengaruh lebih besar dalam kebijakan transfer dan pembangunan tim, sesuatu yang sangat ia prioritaskan dalam karier kepelatihannya.
Pelatih berusia 46 tahun itu bahkan dikabarkan bersedia segera terbang ke London untuk kembali berdiskusi dengan manajemen Spurs mengenai proyek jangka pendek dan jangka panjang klub.
Baca juga: Arsenal Selisih 4 Poin dari Manchester City, Mikel Arteta Tetap Tenang Soal Gelar Juara
De Zerbi Anggap Spurs Langkah Logis Berikutnya
Sumber yang dekat dengan De Zerbi mengungkapkan bahwa eks pelatih Brighton tersebut melihat pekerjaan di Tottenham sebagai langkah logis selanjutnya dalam perjalanan kariernya.
Meski baru berpisah dari Marseille kurang dari 48 jam, De Zerbi disebut tidak ingin berlama-lama tanpa klub dan siap langsung kembali bekerja, terlebih dengan tantangan besar yang menantinya di Premier League.
Tottenham sendiri sedang berada dalam situasi genting. Kekalahan kandang dari Newcastle United pada Selasa malam membuat Spurs hanya berada dua peringkat dan lima poin di atas zona degradasi, dengan 12 pertandingan tersisa hingga akhir musim.
Manchester United Terancam Kehilangan Target
Di sisi lain, Manchester United berpotensi gigit jari. Klub berjuluk Setan Merah tersebut dikabarkan tertarik merekrut Roberto De Zerbi pada bursa transfer musim panas mendatang sebagai bagian dari rencana besar restrukturisasi tim.
Baca tanpa iklan