Kata-kata Arbeloa soal Insiden Rasisme terhadap Vinicius saat Duel Benfica vs Real Madrid
Real Madrid menang 0-1 di markas Benfica lewat gol Vinicius. Laga diwarnai insiden rasisme dan kartu merah Jose Mourinho.
Penulis:
Hafidh Rizky Pratama
Editor:
Drajat Sugiri
Ringkasan Berita:
- Real Madrid menang tipis 0-1 atas Benfica di leg pertama play-off Liga Champions berkat gol Vinicius Junior menit ke-50 usai assist Kylian Mbappe. Keunggulannya bertahan hingga laga usai.
- Laga sempat dihentikan karena dugaan hinaan rasis terhadap Vinicius. Wasit mengaktifkan protokol anti-rasisme. Arbeloa mengecam keras kejadian tersebut.
- Jose Mourinho mendapat kartu merah dan absen di leg kedua. Arbeloa memuji performa solid tim, termasuk Tchouameni, jelang duel penentuan di Bernabeu.
TRIBUNNEWS.COM - Real Madrid berhasil meraih kemenangan tipis 0-1 atas Benfica pada leg pertama play-off knockout Liga Champions.
Pertandingan yang digelar di Estadio da Luz, Lisbon, Portugal, pada Rabu (18/2/2026) dini hari WIB, berlangsung penuh drama.
Gol tunggal Real Madrid lahir dari sepakan indah Vinicius Junior di menit ke-50.
Kylian Mbappe memberikan assist brilian ke Vinicius Junior, yang kemudian melepaskan tembakan keras dari sisi kanan dan menjebol gawang Benfica.
Keunggilan 1-0 Real Madrid ini pun dapat bertahan hingga akhir pertandingan.
Namun pertandingan ini tidak lepas dari drama.
Usai melakukan selebrasi, Vinicius terlibat adu mulut dengan pemain Benfica, Gianluca Prestianni.
Kemudian sang winger langsung berlari ke arah wasit dan melaporkan bahwa dirinya mendapat hinaan bernada rasisme.
Sebagai bentuk protes, Vinicius kabur ke bangku cadangan.
Insiden tersebut membuat laga sempat dihentikan sementara karena wasit mengaktifkan protokol anti-rasisme atas keluhan Vinicius Junior.
Usai pertandingan, pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa memberikan komentarnya terkait insiden yang menimpa Vinicius.
Ia menyayangkan insiden rasisme yang menimpa anak asuhnya tersebut dan kejian tersebut harus diberantas di dunia sepak bola.
"Vini baik-baik saja, tenang. Ini sesuatu yang tidak disukai siapa pun, pemain Benfica-lah yang perlu ditanya apa yang dia katakan," kata Arbeloa dikutip dari Marca.
"Ini sesuatu yang harus kita berantas dari dunia sepak bola dan jika para pemain sepak bola bukanlah orang yang menghentikannya, itu akan sangat rumit," sambungnya.
Baca juga: Rekap Hasil Liga Champions Tadi Malam: Dembele Korban Comeback PSG, Real Madrid Gandeng Dortmund
Lebih lanjut, Arbeloa juga memuji performa timnya saat melawan Benfica.
Baca tanpa iklan