Persebaya Surabaya Akhiri Tren Minor di Super League, Modal Positif Hadapi Persib Bandung
Persebaya akhiri tren buruk usai tekuk PSM 1-0. Modal berharga Bajul Ijo jelang duel panas kontra Persib Bandung di pekan ke-24 Super League.
Penulis:
Hafidh Rizky Pratama
Editor:
Drajat Sugiri
Ringkasan Berita:
- Persebaya menang tipis 1-0 atas PSM lewat gol Gali Freitas, mengakhiri dua kekalahan beruntun dan bangkit di hadapan Bonek di GBT.
- Meski dihantam cedera dan sanksi, tim asuhan Bernardo Tavares tampil solid dan kini naik ke peringkat kelima dengan 38 poin.
- Kemenangan ini jadi modal penting jelang laga berat kontra Persib Bandung, pemuncak klasemen, pada pekan ke-24.
TRIBUNNEWS.COM - Persebaya Surabaya berhasil memutus tren buruk mereka di Super League 2025/26 dengan kemenangan tipis 1-0 atas PSM Makassar pada pekan ke-23, Rabu (25/2/2026) malam di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya.
Gol tunggal dicetak Gali Freitas pada menit ke-27 babak pertama, yang menjadi penentu kemenangan Bajul Ijo.
Kemenangan ini tidak hanya mengembalikan kepercayaan diri tim, tapi juga menjadi modal berharga menjelang ujian berat di pekan ke-24 melawan Persib Bandung pada 2 Maret 2026.
Akhiri Tren Negatif
Pada musim ini, Persebaya sejatinya sempat menunjukkan performa yang signifikan.
Tim berjuluk Bajol Ijo itu sempat menorehkan 13 pertandingan tanpa kalah, namun akhirnya ternodai dengan dua kekalahan beruntun lawan Bhayangkara FC (1-2), dan Persijap Jepara (1-3).
Namun di pekan ke-23 ini, tim asuhan Bernardo Tavares itu berhasil bangkit saat menghadapi PSM Makassar.
Bermain di hadapan Bonek Mania, Persebaya tampil dominan babak pertama dengan menciptakan banyak peluang emas. Meskipun hanya satu gol yang tercipta hingga akhir pertandingan.
Kemenangan ini mengakhiri tren buruk dan membawa Bajul Ijo kembali ke jalur kemenangan, sekaligus naik ke peringkat kelima klasemen sementara Super League dengan 38 poin.
Persebaya kini hanya berselisih tiga angka dari Malut United yang berada di empat besar.
Baca juga: Persib vs Madura United: Maung Bandung Perkasa di Kandang, Kurzawa Siap Debut di Super League
Seusai pertandingan, Bernardo Tavares pun memuji perjuangan pemainnya di tengah banyaknya absen penting akibat cedera (seperti Mihailo Perovic dan Bruno Paraiba), sanksi (Rachmat Irianto dan Toni Firmansyah), serta ketidakhadiran Malik Risaldi.
Tim terpaksa memposisikan ulang beberapa pemain, tapi sikap dan kerja keras mereka membuahkan hasil.
"Kami bermain bagus di babak pertama. Banyak peluang, banyak tembakan ke gawang, tetapi akurasinya kurang bagus," ucap Tavares dikutip dari SURYA.co.id.
"Tapi saya suka tim ini. Seperti yang Anda lihat, kami memiliki banyak pemain yang tidak dapat membantu kami karena cedera. Kami perlu menempatkan beberapa pemain di posisi yang berbeda. Namun, sikap para pemain ini sangat baik."
"Tapi tim bekerja keras, baik saat menguasai bola maupun tidak. Saya senang melihat ini," bebernya.
Selain itu, Tavares juga menyampaikan ungkapan terimakasih pada Bonek dan Bonita yang sudah memberi dukungan langsung pada tim di GBT.
Baca tanpa iklan