Polemik Paspor Dean James dan Nathan, PSSI Diminta Komunikasi dengan Pihak Belanda
DPR minta PSSI aktif klarifikasi ke Belanda soal status kewarganegaraan Dean James dan Nathan Tjoe-A-On.
Penulis:
Fersianus Waku
Editor:
Glery Lazuardi
Ringkasan Berita:
- Wakil Ketua Komisi X DPR, Lalu Hadrian Irfani, meminta PSSI segera klarifikasi ke Belanda terkait status WNI Dean James dan Nathan Tjoe-A-On.
- Ia menekankan pentingnya diplomasi olahraga agar karier pemain tidak terganggu.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, meminta PSSI untuk aktif membangun komunikasi serta memberikan klarifikasi resmi kepada pihak Belanda guna menyelesaikan polemik status kewarganegaraan pemain Timnas Indonesia, Dean James dan Nathan Tjoe-A-On.
Hadrian menjelaskan, inti persoalan ini muncul karena Dean James dan Nathan telah resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).
Mengingat Indonesia tidak menganut kewarganegaraan ganda, maka secara otomatis status kewarganegaraan Belanda mereka gugur.
Kondisi tersebut, menurut dia, membawa konsekuensi besar bagi karier mereka di klub. Status mereka di kompetisi berubah dari pemain Uni Eropa menjadi pemain asing yang memerlukan izin kerja khusus serta ketentuan gaji yang berbeda.
"Namun di sisi lain, klub mereka masih menganggap keduanya sebagai warga Belanda karena otoritas pajak di Belanda masih mengakui status tersebut," kata Lalu kepada Tribunnews.com, Sabtu (28/3/2026).
Hadrian menilai bahwa persoalan ini kemungkinan besar terletak pada perbedaan pengakuan administratif antara federasi sepak bola Belanda (KNVB) dan otoritas pajak di sana.
"Sehingga, diperlukan klarifikasi segera dari pihak terkait mengenai status para pemain diaspora tersebut," ucap Lalu.
Ia menuturkan, seluruh proses naturalisasi dan administrasi kewarganegaraan atlet harus dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan Indonesia serta tetap menghormati ketentuan internasional.
"Kami meyakini bahwa PSSI bersama pemerintah telah menjalankan prosedur yang benar, mulai dari verifikasi dokumen hingga pendaftaran ke FIFA," tutur Lalu.
Namun, Hadrian menekankan bahwa pendekatan diplomasi olahraga harus tetap menjadi prioritas utama PSSI saat ini.
"PSSI dan pemerintah perlu aktif membangun komunikasi serta memberikan klarifikasi resmi kepada pihak Belanda guna menjaga hubungan baik dan mencegah kesalahpahaman yang berpotensi merugikan pemain maupun federasi," tegasnya.
Selain itu, PSSI juga diharapkan bertindak cepat, transparan, dan kooperatif dalam menyampaikan penjelasan kepada publik dan pemangku kepentingan internasional, sehingga kepercayaan terhadap tata kelola sepak bola Indonesia tetap terjaga.
Baca juga: Ketua Komisi X DPR: Hati-hati Tangani Polemik Paspor Dean James dan Nathan
Adapun Dean James batal memperkuat skuad Garuda dalam ajang FIFA Series 2026.
Keputusan tersebut menjadi perhatian publik, mengingat sebelumnya Dean James masuk dalam daftar 24 pemain yang dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan.
Sementara pada saat yang bersamaan, Dean James dikaitkan dengan masalah paspor yang bermula dari laporan klub NAC Breda terkait status Dean ketika membela Go Ahead Eagles dalam kompetisi domestik.
Baca tanpa iklan