Aston Villa dan Unai Emery Siap Mengukir Sejarah di Final Liga Eropa
Aston Villa berpeluang mencetak sejarah meraih trofi besar pertama setelah 30 tahun & trofi Eropa pertama sejak 1982. Unai Emery bersiap rekor baru.
Penulis:
Muhammad Nursina Rasyidin
Editor:
Arif Tio Buqi Abdulah
Ringkasan Berita:
- Aston Villa mengalahkan Nottingham Forest dengan skor 4-0 untuk melaju ke babak final Liga Eropa, Jumat (8/5/2026).
- Final keenam bagi Unai Emery, empat di antaranya berhasil keluar sebagai juara dan tercatat sebagai pelatih yang paling banyak memenangkan trofi Liga Eropa.
- Aston Villa berada di ambang sejarah baru, trofi besar pertama sejak Piala Liga (1996) dan trofi Eropa pertama dalam 44 tahun sejak Liga Champions (1982).
TRIBUNNEWS.COM - Tidak ada yang bisa mengalahkan kepercayaan diri Aston Villa di Liga Eropa.
Kekalahan di leg pertama babak semifinal Liga Eropa atas Nottingham dibalas tuntas dengan skor 4-0 pada leg kedua di Villa Park Jumat (8/5/2026).
Gol pembuka Aston Villa lahir di babak pertama lewat sontekan ollie Watkins (36'), lalu digandakan oleh Buendia melalui titik penalti (56').
Sepasang gol telat dari McGinn menegaskan kemenangan 4-0 Aston Villa atas Nottingham sekaligus menggenggam tiket final Liga Eropa.
Tinggal satu pertandingan lagi, Aston Villa akan mencapai sejarah. Trofi besar pertama dalam tiga dekade setelah terakhir kali memenangkan Piala Liga Inggris pada msuim 1995/1996.
Trofi Eropa pertama dalam 44 tahun ketika mereka berhasil memenangkan Liga Champions yang dulu masih bernama Piala Eropa pada tahun 1982.
'Kita Harus Memenangkannya'
Berbagai bursa prediksi sudah menjagokan Aston Villa sejak babak gugur untuk mengangkat trofi di akhir musim. Meskipun sempat kalah di leg pertama atas Nottingham.
Berdasarkan penampilan, konsistensi, dan faktor Unai Emery yang berada di balik kemudi dengan pengalaman Eropa yang dia miliki.
Ini adalah final keenam bagi Unai Emery di Liga Eropa. Empat di antaranya berhasil keluar sebagai juara dengan Sevilla (3 kali) dan Villarreal.
Satu-satunya kekalahan yang dia rasakan bersama Arsenal ketika dibungkam Chelsea di laga final tahun 2019.
Pelatih asal Spanyol itu dianggap sebagai spesialisasi Liga Eropa karena meraih empat gelar di atas dalam tempo 12 tahun terakhir, sejak pertama kali pada tahun 2014 dengan Sevilla.
Sejak pertama dia datang tiga tahun lalu di Villa Park, ambisinya adalah membawa Aston Villa bersaing di Eropa, dan mengintip peluang juara jika memungkinkan. Ambisi yang kini tinggal satu langkah untuk mencapai tonggak sejarah.
"Dalam konferensi pers pertama saya di sini, saya berbicara tentang Eropa, saya juga berbicara tentang trofi, tetapi itu sangat sulit. Sangat sulit untuk mendapatkan trofi," beber Unai Emery, dikutip dari BBC.
"Di Eropa, sulit untuk mempertahankan konsistensi seperti yang kami lakukan. Ini semua berkat kerja keras kami dan para pemain harus menetapkan standar yang ingin kami capai," tambahnya.
Baca tanpa iklan