Al Nassr Libur Dulu, Jorge Jesus Tunjuk Perjuangan Terakhir Al Nassr
Pelatih Jorge Jesus memberikan skuad Al Nassr libur selama sehari setelah berhasil memetik kemenangan atas Al Shabab di Liga Arab Saudi pekan 32
Penulis:
Guruh Putra Tama
Editor:
Muhammad Nursina Rasyidin
Ringkasan Berita:
- Pelatih Al Nassr, Jorge Jesus, memberikan libur satu hari kepada anak asuhnya setelah menang atas Al Shabab pada Jumat (8/5/2026).
- Selain itu, Jorge Jesus sekalian menegaskan Al Nassr harus menang melawan Al Hilal untuk menjadi juara Liga Arab Saudi.
- Saat ini Al Nassr unggul 5 poin dari Al Hilal yang ada di posisi kedua.
TRIBUNNEWS.COM - Kemenangan Al Nassr atas Al Shabab di pekan 32 Liga Arab Saudi memberikan sedikit ruang gerak bagi mereka.
Selain soal melebarkan jarak di papan klasemen, tambahan tiga poin itu juga berbuah hari libur.
Pelatih Jorge Jesus ternyata langsung memberikan libur satu hari bagi para pemain Al Nassr selepas mendapatkan kemenangan atas Al Shabab tersebut, sebagaimana dikutip dari Ariyadhiyah.
Alhasil para pemain Al Nassr tak perlu datang ke tempat latihan pada Jumat (8/5/2026) kali ini.
Dengan itu, para pemain bisa memulihkan diri dan kondisi secara mandiri.
Selain memberikan hari libur, pelatih Jorge Jesus turut memberikan isyarat lainnya.
Baca juga: Cara Jorge Jesus Atasi Kekurangan Al Nassr, Al Hilal Belum Masuk Radar Dahulu
Al Nassr hanya perlu menuntaskan satu pertandingan lagi untuk menjadi juara.
Ia tentunya merujuk pada pertandingan melawan Al Hilal yang digelar pekan mendatang.
Memang benar, jika Al Nassr berhasil memenangkan pertandingan tersebut mereka akan langsung menjadi juara.
Untuk itu, Jorge Jesus tak mau menunggu hingga pekan terakhir untuk memastikan gelar juara tersebut.
Pelatih asal Portugal ini ingin anak asuhnya menuntaskan perjalanan meraih gelar juara pada pertandingan melawan Al Hilal mendatang.
"Satu laga lagi, satu laga lagi," kata Jorge Jesus setelah pertandingan melawan Al Shabab.
Pertandingan melawan Al Hilal bak sebuah final kompetisi elite bagi Al Nassr.
Lewat pertandingan itu, kepantasan Al Nassr menjadi raja di Arab Saudi seolah diukur.
Baca tanpa iklan