Jorge Jesus Resmi Pisah Jalan dengan Ronaldo Cs, Al Nassr Ucap Salam Perpisahan
Al Nassr resmi berpisah dengan pelatih asal Portugal, Jorge Jesus, setelah sukses membawa klub tersebut menjuarai Liga Arab Saudi 2025/2026.
Penulis:
Arif Tio Buqi Abdulah
Editor:
Drajat Sugiri
Ia juga menjelaskan bahwa awalnya Al Nassr menawarkan kontrak dua tahun. Namun dirinya hanya ingin menandatangani kontrak satu musim karena sudah terbiasa mengambil proyek jangka pendek dalam karier kepelatihannya.
Baca juga: Bangganya Cristiano Ronaldo Akhiri Musim Ini dengan Trofi di Al Nassr
Menurut Jesus, musim bersama Al Nassr menjadi salah satu tantangan terberat sepanjang kariernya.
Ketatnya persaingan Liga Arab Saudi membuat dirinya harus mengambil banyak keputusan besar dan menanggung tekanan tinggi sepanjang musim.
"Ketika Cristiano Ronaldo dan Nelson Semedo menghubungi saya, saya tahu ini akan menjadi tantangan tersulit dalam karier saya. Untuk memenangkan liga ini, kami harus jauh lebih baik dari para pesaing," kata Jesus.
Meski begitu, hasil akhirnya sangat manis. Di bawah kepemimpinan Jorge Jesus, Al Nassr tampil dominan dan akhirnya mengunci gelar Liga Arab Saudi pada pekan terakhir musim.
Jesus menangani Al Nassr sejak Juli 2025 menggantikan Stefano Pioli.
Selama satu musim, ia memimpin Al Nassr dalam 49 pertandingan di semua kompetisi dengan catatan impresif.
Al Nassr meraih 40 kemenangan, dua hasil imbang, dan hanya menelan enam kekalahan.
Selain sukses menjadi juara, Al Nassr juga tampil sangat produktif di lini depan.
Tim yang dipimpin Cristiano Ronaldo itu mencetak total 136 gol sepanjang musim, termasuk 91 gol di Liga Arab Saudi.
Ketajaman lini serang menjadi salah satu kekuatan utama Al Nassr era Jorge Jesus.
Kini, setelah berhasil mengakhiri penantian gelar liga bersama Ronaldo, Jorge Jesus memilih membuka lembaran baru dalam kariernya.
Masa depan sang pelatih masih belum pasti, namun sejumlah laporan menyebut ia memiliki opsi melatih di Turki atau melanjutkan karier di luar Arab Saudi.
Sementara bagi Al Nassr, kepergian Jorge Jesus menjadi akhir dari musim yang sukses sekaligus awal pencarian pelatih baru untuk mempertahankan dominasi mereka musim depan.
(Tribunnews.com/Tio)