Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Superskor
LIVE ●

Sikap Pesimis Tuchel Bawa Inggris Juara Piala Dunia 2026, Pengamat: Realistisnya Perempat Final

Thomas Tuchel realistis soal peluang Inggris di Piala Dunia 2026. Kekompakan tim dinilai lebih penting daripada status favorit juara.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Sikap Pesimis Tuchel Bawa Inggris Juara Piala Dunia 2026, Pengamat: Realistisnya Perempat Final
Tribunnews.com
BENDERA TIMNAS INGGRIS: Bendera Timnas Inggris.(Tribunnews via ChatGPT) - Thomas Tuchel realistis soal peluang Inggris di Piala Dunia 2026. Kekompakan tim dinilai lebih penting daripada status favorit juara. 

Ringkasan Berita:
  • Thomas Tuchel menilai Inggris belum layak disebut favorit juara Piala Dunia 2026 karena sudah puluhan tahun tidak memenangkan turnamen besar & minim meraih trofi.
  • Menurut Tuchel dan analis Gigih Windar, kunci sukses Inggris adalah menjaga ruang ganti tetap kondusif, mengesampingkan ego individu, serta membangun kekompakan tim.
  • Inggris diprediksi hanya mampu mencapai perempat final atau semifinal karena harus bersaing dengan tim yang lebih mapan seperti Spanyol, Prancis, Argentina, dan Portugal.

 

TRIBUNNEWS.COM - Thomas Tuchel tidak seoptimis itu untuk membawa timnas Inggris juara Piala Dunia 2026 di Amerika Utara.

Hal itu dia sampaikan pada sesi konferensi pers media sebelum pertandingan melawan Kosta Rika yang menjadi uji coba terakhir Inggris sebelum Piala Dunia di Inter&Co Stadium, Orlando pada Kamis (11/6/2026) pukul 03.00 WIB.

Superkomputer Opta menilai, Inggris berada di urutan ketiga untuk menjadi kampiun Piala Dunia 2026. Urutan teratas dihuni Spanyol, Prancis (2), dan Argentina di posisi 4.

Lalu apa yang mendasari sikap pesimis Tuchel membawa Inggris juara?

Faktor pengalaman menjadi kuncinya.

Rekomendasi Untuk Anda

Inggris belum pernah juara sejak tahun 1966, itu adalah setengah abad lebih yang lalu terjadi bagi skuad The Three Lions.

Termasuk dalam pengalaman satu dekade terakhir di Piala Dunia maupun Piala Eropa. Yang lebih nahas ketika The Three Lions finis sebagai runner-up beruntun di dua edisi terakhir Piala Eropa.

"Kita tidak bisa menjadi salah satu favorit karena kita sudah lama tidak memenangkannya," kata Tuchel dikutip dari Sky Sports.

"Ada para pemenang yang sudah terbukti di turnamen ini. Mereka adalah favorit. Kami bisa bersaing memperebutkan trofi dan bermimpi besar. Kami ingin melangkah sampai akhir. Tapi saya rasa kami bukan favorit utama," sambungnya.

Jika ingin mencapai puncak gunung, ada langkah yang harus ditempuh. Selangkah demi selangkah disetapaki dengan kerja keras, tanggung jawab, dan disiplin.

Inggris juga butuh keberanian untuk mencapai itu.

Jika sikap itu tumbuh dan dijiwai oleh para punggawan Tuchel, satu masalah lain yang harus mereka korbankan adalah soal ego. Karena untuk mencapai puncak jika berjalan bersamaan yang difikirkan adalah tim. Bagaimana satu tim bisa bersama-sama untuk mencapainya.

Bila satu atau dua individu yang membelot dari arahan atau lebih mementingkan ego mereka, target bisa tidak tercapai.

Tuchel sebagai nahkoda harus bisa menyatukan visi dan misi timnya bahwa mereka akan selalu berjalan bergandengan dan bersamaan.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Arsenal
38
26
7
5
71
27
44
85
2
Man. City
38
23
9
6
77
35
42
78
3
Manchester United
38
20
11
7
69
50
19
71
4
Aston Villa
38
19
8
11
56
49
7
65
5
Liverpool
38
17
9
12
63
53
10
60
Berita Populer
Berita Terkini
Atas