Bukti Terhampar untuk Status Iran Sebagai Tim Paling Ditindas di Piala Dunia 2026
Amir Ghalenoei, pelatih Iran, mengatakan tim nasionalnya adalah tim yang paling ditindas di Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat.
Penulis:
Guruh Putra Tama
Editor:
Drajat Sugiri
Isu melebar kepada Mohebi.
Sebenarnya penampilan Mohebi di pertandingan perdana di Piala Dunia 2026 cukup memukau.
Ia menyumbang gol bagi Iran saat berhadapan dengan Selandia Baru.
Namun perayaan gol yang ia buat menjadi salah satu sumber perhatian besar.
Mohebi membuat gestur menembak berulang kali.
Ia bahkan mengarahkan gestur tersebut kepada penonton yang bisa dibilang banyak yang dari Amerika Serikat.
Latar belakang selebrasi itu barangkali ada hubungannya dengan kejadian yang ada sebelum Piala Dunia ini.
Kebetulan Iran datang ke Piala Dunia dengan menggunakan pin dengan angka 168 di dada.
Angka itu merupakan pengingat jumlah korban tewas akibat serangan rudal Amerika Serikat ke sebuah sekolah di Iran.
Tensi tinggi yang terjadi di antara kedua negara terbukti berimbas kepada Piala Dunia.
Iran yang secara sah mendapatkan tiket kelolosan ke ajang empat tahunan malah tak bisa leluasa menikmati turnamen.
Mereka seperti tamu tak diundang, yang bahkan sempat ditolak mentah-mentah oleh sang tuan rumah.
FIFA selaku organisasi sepak bola dunia, juga tak bisa berbuat banyak.
Mereka tak mencabut status tuan rumah Piala Dunia dari tangan Amerika Serikat.
Meskipun negara adidaya itu jelas-jelas gagal memberikan jaminan keamanan kepada peserta ajang tersebut.
(Tribunnews.com/Guruh)