Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Techno
LIVE ●

Serangan Ransomware 'WannaCry' Bukan Virus Sembarangan, Jangan Remehkan

WannaCry sendiri sebenarnya tak menyasar rumah sakit dengan sengaja. Virus itu menyebar secara acak, cepat, dan meluas.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Serangan Ransomware 'WannaCry' Bukan Virus Sembarangan, Jangan Remehkan
HANDOUT/KOMPAS IMAGES
Tampilan sistem antrean pasien sebuah rumah sakit di Jakarta yang terjangkit malware Ransomware, Sabtu (13/5/2017). 

Khusus untuk Indonesia pada hari ini, Senin (15/5/2017) merupakan momen krusial untuk tidak meremehkan WannaCry. Pasalnya, malware ini dikhawatirkan akan aktif saat komputer-komputer di perkantoran dihidupkan setelah masa long weekend.

Asal-usul WannaCry

WannaCry lahir dari tool senjata siber dinas intel Amerika Serikat, NSA, yang dicuri dan dibocorkan grup hacker bernama Shadow Broker pada April lalu. Tool yang dieksploitasi oleh WannaCry dikenal dengan istilah “EternalBlue”.

Sebelum dibocorkan oleh Shadow Broker, EnternalBlue sudah sering dipakai NSA untuk mengendalikan komputer sasaran dari jarak jauh secara remote. Celah ini bisa dipakai menyerang komputer yang menjalankan Windows XP hingga Windows Server 2012.

Alfons mengatakan celah keamanan ini sebenarnya sudah diketahui dan ditambal oleh Microsoft melalui patch Windows pada Maret 2017 lalu.

Sayangnya, ada saja pengguna, institusi, atau perusahaan yang belum memasang update ini karena berbagai alasan. Fitur automatic update yang idealnya terus dinyalakan malah dimatikan karena berbagai sebab.

Laporan terakhir menyebut 16 rumah sakit yang tergabung dalam jaringan National Health Service menjadi korban WannaCry. Secara total, lebih dari 75.000 kasus infeksi WannCry di sekitar 100 negara, termasuk Indonesia.

Rekomendasi Untuk Anda

Penulis: Fatimah Kartini Bohang

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas