Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Techno
LIVE ●

Dijual ke Grab, Pegawai Uber Diperintahkan Angkat Kaki dari Kantor dalam Dua Jam

Ia mengaku hanya diberi waktu dua jam untuk mengemas barang-barang sebelum angkat kaki dari kantor Uber di Mapletree Anson, Singapura.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Fajar Anjungroso
zoom-in Dijual ke Grab, Pegawai Uber Diperintahkan Angkat Kaki dari Kantor dalam Dua Jam
OLX
ILUSTRASI 

Uber Eats sendiri belum hadir di Indonesia, layanan pesan antar makanan baru beroperasi di Singapura, Malaysia, dan Thailand.

Ke depannya, layanan tersebut akan dileburkan dengan GrabFood yang sudah hadir di dua negara di Asia Tenggara, Indonesia dan Thailand.

Meleburnya bisnis Uber dengan Grab ini membuat persaingan pasar transportasi online semakin ketat, khususnya di Indonesia.

Go-Jek yang menguasai pasar di Tanah Air akan mendapat pesaing baru tapi lama, Grab, yang semakin kuat dan lengkap layanannya.

Ini bukan kali pertama Uber menjual bisnisnya ke pemain lokal. Sebelumnya Uber telah menyerahkan bisnisnya di China, ke Didi Chuxing pada 2016 lalu.

Setelah itu, bisnis di Rusia pun dialihkan ke Yandex pada 2017. Persentase saham yang dipertahankan Uber berbeda-beda. Dengan Didi Chuxing 17,5 persen, sementara dengan Yandex lebih besar, yakni 37 persen.

Lantas, bagaimana dengan nasib pegawai Uber? Menurut juru bicara Grab, para pegawai Uber akan ditawarkan posisi baru di Grab.

Rekomendasi Untuk Anda

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pegawai Uber Singapura Mengaku Diminta Kosongkan Kantor dalam 2 Jam"

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas