Tribun Techno

Ngetes Akses Internet Palapa Ring, Jokowi: Di Merauke Masih Lemot atau Sudah Baik, Pak Bupati?

Di beberapa lokasi, Jokowi menilai sinyal internet masih lemah bahkan tidak ada. Jangankan untuk mengirim gambar, mengirim teks pun susah.

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Ngetes Akses Internet Palapa Ring, Jokowi: Di Merauke Masih Lemot atau Sudah Baik, Pak Bupati?
Ist
Menara tertinggi Proyek Palapa Ring yang berada di puncak ‘Batas Batu’, kawasan Taman Nasional Lorentz, tepatnya di Kabupaten Nduga, Distrik Mbua. Ketinggiannya mencapai 4.200 meter. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  ‎Jokowi melakukan pengecekan langsung kualitas sinyal Palapa Ring yang telah diresmikan Senin (14/10/2019) kemarin di Istana Negara.

Usai acara peresmian, Jokowi menggelar video conference dengan ‎beberapa kepala daerah. Satu diantaranya Bupati Merauke, Frederikus Gebze. 

"Yang di Merauke masih ‎lemot atau sudah baik Pak Bupati?," tanya Jokowi.

"Kami atas nama Pemda, jajaran TNI/Polri, BUMN/BUMD sampaikan terima kasih atas perhatian bapak untuk Papua dan Papua Barat. Untuk Kabupaten Merauke dan Papua Selatan komunikasi sudah baik pak. Jaringan cukup baik dan tidak lemot lagi Pak Presiden," kata Bupati Frederikus.

"Sekarang berarti tidak lambat ya," tanya Jokowi memastikan.

Baca: Jokowi Dilantik 20 Oktober, Tapi Susunan Kabinet Jokowi-Maruf Sudah Bocor, Begini Reaksi Istana

"Oh sudah kencang Pak Presiden," jawab Bupati Frederikus.

Bupati Frederikus menjelaskan. khusus di Merauke memang jaringan internet sudah cukup baik. namun ‎di wilayah Asmat dan daerah terpencil lainnya masih belum.

Baca: Penuturan Blak-blakan Widy Vierra Jadi Korban Kekerasan Pacar dan Pengalaman Diculik

"Di Asmat, daerah terpencil memang belum pak. Tapi kalau Merauke pada umunya, izin bapak presiden pada prinsipnya kami terima kasih, jaringan sudah baik," ujar Bupati Frederikus.

‎Jokowi mengaku tidak sabar ingin mencoba langsung manfaat Palapa Ring. Setelah dilantik pada 20 Oktober 2019 nanti, dia menyatakan akan menuju Indonesia Timur untuk mencoba langsung kualitas koneksi internet di sana.

Baca: Nahas, Jiat Meninggal Tertabrak Kendaraan Lain Saat Mengganti Ban Truk di Mantingan Ngawi

"‎Nanti saya datang, setelah pelantikan saya mau datang, coba lagi. Ini benar saya mau coba, masih on atau tidak. Kalau on berarti tepat," kata Jokowi.

Di kesempatan ini Jokowi juga menceritakan dirinya sering mencoba-coba koneksi internet saat melakukan kunjungan kerja.

Di beberapa lokasi, Jokowi menilai sinyal internet masih lemah bahkan tidak ada. Jangankan untuk mengirim gambar, mengirim teks pun susah.

"Kalau malam jam 10 atau jam 11 saya mulai main (HP). Kok kadang lama, lamban sekali, lemot. Misalnya di Wamena, di Rote Ndao dulu masih belum. Kalau sekarang setelah ada satelit Palapa, saya mau nyoba," ujarnya.

Terkait konektivitas yang belum merata itu Jokowi juga menyatakan banyak mendapat komplain dari masyarakat. Demi bisa mengirim pesan, warga harus menuju ke titik menara BTS terdekat.

"Ada istilah BTS, pohon SMS. Harus dekat-dekat agar kita bisa SMS. Mungkin sekarang bukan pohon SMS tapi pohon WA," ungkap Jokowi disambut tawa para undangan dan sejumlah menteri.

Sebelumnya, Presiden Jokowi telah meresmikan pengoperasian Palapa Ring yang dapat mengkoneksikan ratusan kabupaten/kota di 34 provinsi di Indonesia. Pembangunan kabel serat optik di seluruh Indonesia ini bernilai Rp 5,13 triliun.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas