Tribun Techno
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Sebulan Terakhir, 3 Juta Nasabah Gunakan Plaform Ini Bertransaksi Saham, Komuditas dan Indeks

Nasabah menggunakan plaform ini untuk berdagang saham, komoditas, dan indeks melalui Salma Markets

Sebulan Terakhir, 3 Juta Nasabah Gunakan Plaform Ini Bertransaksi Saham, Komuditas dan Indeks
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (5/3/2020). Hanya bertahan di zona hijau sesaat, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali turun 17 poin atau 0,31% ke 5.632 pasca adanya 2 WNI yang terkena virus Covid-19. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Memasuki pertengahan bulan Juni, start-up trading online, Salma Markets  mencatatkan pertumbuhan nasabah signifikan di perdagangan online-nya.

Tercatat sebanyak 3.000.600 nasabah yang bertransaksi menggunakan Platform MT4 & MT5 dalam sebulan terakhir.

Nasabah menggunakan plaform ini untuk  berdagang saham, komoditas, dan indeks melalui Salma Markets.

Instrumen-instrumen ini dipertukarkan sebagai kontrak CFD, tetapi logam mulia diperdagangkan terhadap Dolar AS: Emas (XAU.USD) dan perak (XAG.USD).

"Selain itu, pemegang akun memiliki akses ke hampir 30 mata uang utama dan dua pasangan bitcoin (BTC.USD dan BTC.EUR)," kata Ayako Miyauchi selaku CEO Salma Markets.

Selanjutnya, nasabah mendapat informasi indeks pasar termasuk yang dari Australia, Inggris, Prancis, Jerman, dan lainnya, di samping AS utama indeks saham.

Baca: Ekspansi Bisnis, KSDI Lepas Sebagian Saham di Bursa Santara

Ayako Miyauchi mengatakan, akan terus memperluas dan  meningkatkan kualitas Salma Markets sebagai salah satu platform yang melayani jutaan masyarakat di Indonesia untuk transaksi Forex dan Emas.

"Selain itu, kami ke depaannya akan lebih memiliki misi untuk mensinergikan strategi atau unit bisnis dengan hal-hal yang berdampak positif bagi masyarakat," katanya.

"Dengan adanya teknologi kami percaya akan mampu menghadirkan cara berinvestasi yang lebih baru, lebih aman, dan menjadi tambahan pendapatan bagi masyarakat Indonesia,” kata Ayako.

Didirikan pada tahun 2014,  Salma Markets menjadi pionir perdagangan Foreign Exchange (Forex) pertama yang menggunakan Direct Market Access System.

Baca: Ketahuan Akan Berbuat Ini di Rumah Baru Pak Slamet, Baim Wong Beri Teguran Keras : Jangan, Awas !

Adanya sistem ini membuat semua transaksi nasabah di teruskan langsung ke banl diantaranya Barclays, Saxo Bank, CitiBank, HSBC, JP Morgan Chase, Morgan Stanley, dan UBS, tanpa adanya Intervensi Dealing Desk .

Salma Markets memberikan berbagai macam kemudahan transaksi untuk nasabahnya mulai dari Minimal Deposit yang rendah mulai dari 1 USD, Leverage yang tinggi hingga 1:1000.

"Transaksi tanpa swap dan tanpa komisi, Tidak ada biaya penarikan, berbagai macam bonus dan terbaik di antara para broker bahkan . Percaya atau tidak, Salma Markets memberikan hadiah kepada nasabahnya sebuah mobil mewah Lamborghini," katanya.

Editor: Eko Sutriyanto
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas