Tribun Techno
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Tutup di AS, Inggris dan Uni Eropa, Microsoft Tetap Buka Toko Ritelnya di China

Langkah ini diambil meskipun pada saat yang sama, mereka akan menutup retail yang ada di sejumlah negara seperti AS dan Uni Eropa.

Tutup di AS, Inggris dan Uni Eropa, Microsoft Tetap Buka Toko Ritelnya di China
Lita Febri
Microsoft merayakan 25 tahun kehadiran bisnisnya di Indonesia di Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta, Kamis (27/2/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, BEIJING - Microsoft Corp menegaskan akan tetap membuka toko ritelnya di China.

Langkah ini diambil meskipun pada saat yang sama, mereka akan menutup retail yang ada di sejumlah negara seperti Amerika Serikat (AS), Inggris dan Uni Eropa (UE).

Kabar itu muncul menyusul pengumuman yang disampaikan raksasa teknologi AS itu pada Jumat lalu bahwa mereka akan menutup secara permanen semua toko fisik (offline store), termasuk yang ada di AS, Inggris, Kanada, Australia dan Puerto Rico.

Perusahaan ini mengaku akan beralih dan fokus pada penjualan online.

Dikutip dari laman Sputnik News, Senin (29/6/2020), pandemi virus corona (Covid-19) yang berlangsung sejak akhir Maret lalu, telah memaksa perusahaan teknologi AS ini untuk mempercepat transformasi digitalnya dengan mengadopsi dukungan online.

Microsoft pun telah menurunkan fokus pada divisi ritelnya dan berencana meningkatkan perannya dalam mengembangkan teknologi-teknologi kunci yang muncul di tengah dorongan China agar Microsoft bangkit sebagai modal teknologi dunia.

Baca: Pendiri Microsoft Sebut AS akan Bebas dari Covid-19 pada 2021, Ini Alasannya

Lalu bagaimana kelanjutan kemitraan China dan Microsoft serta Revolusi Industri 4.0 ?

Menurut situs web resmi Microsoft, anak perusahaan 'terlengkap' serta pusat penelitian dan pengembangan (R&D) terbesar di luar AS berada di China, dengan sekitar 17.000 mitra di seluruh daratan negara itu.

Baca: Google Hingga Microsoft Lirik Pengembangan Pusat Data Nasional, Jokowi Minta Siapkan Regulasinya

Microsoft selama ini telah menjadi tuan rumah fasilitas R&D tambahan di Seattle, AS dan Munich, Jerman.

Halaman
12
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas