Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Techno
LIVE ●

Kebocoran Data Cermati.com, Tren Peretasan Marketplace Masih Berlanjut

Ada 2,9 juta data user yang diambil dari kegiatan 17 perusahaan, sebagian besar kegiatan finansial. Mulai dari KTA, asuransi sampai kartu kredit.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Hendra Gunawan
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Kebocoran Data Cermati.com, Tren Peretasan Marketplace Masih Berlanjut
Ist
Pakar Keamanan Siber, Pratama Persadha. 

Data yang bocor sebanyak 1,1 juta juga hanya data Redmart, namun cukup variatif bahkan ada data kartu kredit. Bagi warga Indonesia di Singapura yang menggunakan Redmart harus mengganti password segera dan mengecek status kartu kredit mereka.

Ini penting untuk tahu apakah ada transaksi ilegal tanpa sepengetahuan mereka, karena datanya sudah dijual di darkweb dengan harga 1.500 dollar US. Bahkan saat dicek di Raidforums tanah air, sudah ada yang menjualnya.

“Baik pemakai Lazada dan Cermati di Indonesia sebaiknya mengganti password platform tersebut, untuk berjaga-jaga.  Jangan lupa bila password emailnya sama, segera ubah password email agar tidak diambil oleh orang lain.

Email ini pertahanan terkahir untuk melakukan recovery maupun reset akun medsos dan marketplace bila terjadi peretasan.

Namun tak kalah penting mengaktifkan verifikasi dua langkah baik pada email maupun pada platform marketplace dan fintech,” terang Pratama.

Setelah melakukan langkah pengamanan tersebut, masyarakat hanya bisa pasrah bila tetap menjadi korban kebocoran data, karena sudah mempercayakan data pribadinya untuk diamankan pemilik platform.

Disinilah letak tanggungjawab negara dengan segera menuntaskan UU Perlindungan Data Pribadi.

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas