Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Techno
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Bertemu Sopir Taksi Tuna Rungu, Mahasiswi ITB Sukses Ciptakan Aplikasi untuk Difabel

Athalia Mutiara Laksmi bersama tiga temannya sukses membuat sebuah aplikasi yang sangat membantu para penyandang difabel tuli atau tuna rungu.

Bertemu Sopir Taksi Tuna Rungu, Mahasiswi ITB Sukses Ciptakan Aplikasi untuk Difabel
IST
Athalia Mutiara Laksmi bersama tiga temannya sukses membuat sebuah aplikasi yang sangat membantu para penyandang difabel tuli atau tuna rungu. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bambang Ismoyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mahasiswi Institut Teknologi Bandung (ITB) Athalia Mutiara Laksmi bersama tiga temannya sukses membuat sebuah aplikasi yang sangat membantu para penyandang difabel tuli atau tuna rungu yang diberi nama Hear Me.

Hear Me merupakan aplikasi penerjemah Bahasa Isyarat Indonesia pertama dengan tampilan 3D animasi.

Athalia yang juga menjabat CEO Hear Me mengatakan, hadirnya aplikasi ini bertujuan untuk menjembatani komunikasi penyandang tuna rungu.

Dirinya menceritakan, munculnya ide membuat aplikasi Hear Me berawal dari pengalaman unik yang pernah dirinya temui.

Suatu ketika, dirinya tengah pergi dan menggunakan taksi berbasis daring. Ternyata, sopir taksi tersebut merupakan seorang penyandang difabel tuli.

Baca juga: Cara Mudah Nonton YouTube sambil Buka Aplikasi Lain di PC dan Ponsel Android, Gunakan Fitur PiP

Sopir taksi ini tak sendirian, ternyata sang sopir ditemani oleh anaknya. Kehadiran anaknya bertujuan untuk membantu orang tuanya agar dapat berkomunikasi dengan para penumpang.

Baca juga: Cara Mudah Mendapatkan Undangan untuk Membuat Akun di Aplikasi Clubhouse

Mirisnya, meskipun sudah dibantu oleh sang anak agar bisa berkomunikasi dengan para penumpang, tetap saja sang sopir penyandang tuna rungu ini mendapatkan rating yang jelek. Karena, komunikasi dengan para penumpang tidak berjalan dengan baik.

"Dulu, berangkat dari pengalaman mau pergi pakai taksi online. Dan si driver itu ternyata tuli. Dia punya anak, dan anaknya itu ikut bantu," jelas Athalia dalam acara webinar peluncuran Hear Me, Minggu, (21/2/2021).

Baca juga: Cara Menggunakan Aplikasi Clubhouse, Harus Terima Undangan dari Teman yang Sudah Tergabung Clubhouse

"Dan si driver ini malah sering dapat rating jelek, gara-gara sering tidak nyambung kalo komunikasi sama para penumpangnya," lanjutnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas