Tribun Techno
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Buka Lapangan Kerja Buat Kaum Ibu, Kementerian PPA Apresiasi Fitur Baru GoMart di Aplikasi Gojek

GoMart menjadi bagian dari ekosistem Gojek kini menjadi satu-satunya layanan belanja online grocery dengan asisten belanja berpengalaman Emak Jago

Buka Lapangan Kerja Buat Kaum Ibu, Kementerian PPA Apresiasi Fitur Baru GoMart di Aplikasi Gojek
Gojek
GoMart memperkenalkan layanan asisten belanja berpengalaman yakni 'Emak Jago' yang siap membantu untuk memilih bahan makanan yang segar dan berkualitas. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Choirul Arifin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) menyampaikan apresiasi kepada Gojek seiring dengan evolusi baru yang dilakukan GoMart.

Terutama karena perluasan layanan dan fitur ini membuka lapangan kerja untuk perempuan.

GoMart saat ini menjadi bagian dari ekosistem Gojek kini menjadi satu-satunya layanan belanja online grocery dengan asisten belanja berpengalaman Emak Jago.

Istilah Emak Jago merujuk pada para perempuan yang siap membantu pelanggan memastikan kesegaran dan kualitas terbaik dari bahan makanan terutama produk segar.

Asisten belanja Emak Jago telah dilengkapi dengan pelatihan yang memadai untuk melayani kebutuhan belanja mulai dari menerima pesanan hingga memilih bahan segar di supermarket dan hypermarket yang menjadi merchant GoMart. 

Baca juga: Sok Jago di Depan Ceweknya, Soni Pukuli Pemuda Lain, Ujungnya Masuk Penjara

”Inisiatif Gojek lewat layanan GoMart yang merekrut ibu-ibu khususnya keluarga mitra driver sebagai asisten belanja patut didukung dan diacungi jempol."

"Hal ini dapat menjadi peluang yang baik bagi perempuan agar dapat keluar dari situasi krisis yang diakibatkan oleh pandemi,” kata Deputi Bidang Partisipasi Masyarakat, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), Vennetia Ryckerens Danes, dalam keterangan resmi, Senin (19/4/2021).

Vennetia mengatakan, dampak pandemi Covid-19 lebih berat dirasakan oleh kelompok perempuan baik dari sisi ekonomi maupun psikologis.

”Jika kondisi ini dibiarkan berlarut-larut akan berdampak terhadap terhambatnya pencapaian pembangunan SDM unggul,” terusnya.

Baca juga: Anindya Bakrie: Kadin Peduli dengan UMKM dan Pasar Rakyat

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Choirul Arifin
Editor: Eko Sutriyanto
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas