Tribun Techno

Bocor, Data Nasabah Bank Jatim Diduga Dijual Rp 3,52 miliar, Begini Pendapat Ahli Forensik Digital

Ada indikasi database nasabah Bank Jatim dijual oleh akun dengan username bl4ckt0r dengan harga US$ 250.000.

Editor: Choirul Arifin
Bocor, Data Nasabah Bank Jatim Diduga Dijual Rp 3,52 miliar, Begini Pendapat Ahli Forensik Digital
IST
Ilustrasi - frontliner Bank Jatim 

Laporan Reporter: Ahmad Febrian

'

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kabar data pribadi nasabah perusahaan di Indonesia bocor dan diperjual-belikan kembali menyeruak. Kabar itu datang dari Bank Jatim setelah sebelumnya kasus yang sama menimpa aplikasi e-HAC dan BRI Life dan instusi lain.

Menurut pakar keamanan siber Pratama Persadha pihaknya sudah mengecek dugaan kebocoran tersebut di raidforum.

Ada indikasi database Bank Jatim dijual oleh akun dengan username bl4ckt0r dengan harga US$ 250.000.

Jika dirupiahkan dengan kurs Rp 14.100 per dollar Amerika Serikat (AS) jumlah itu setara Rp 3,52 miliar. Pelaku menyebutkan, data sebesar 378GB berisi 259 database.

Beserta data sensitif seperti data nasabah, data karyawan, data keuangan pribadi, dan masih banyak lagi.

Pratama menyarankan forensik digital untuk mengetahui celah keamanan mana yang dipakai untuk menerobos.

“Apakah dari sisi SQL (Structured Query Language) sehingga diekspos SQL Injection atau ada celah keamanan lain," kata pria asal Cepu, JawabTengah ini, dalam penjelasan tertulis ke Kontan.co.id, Jumat (22/10/2021).

Saat bersamaan, diduga database milik Komisi Perlindungan Anak Indonesia juga dijual akun bernama C77.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas