Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Techno
LIVE ●

Riset Lazada: Talenta Digital Perlu Kuasai Tiga Keterampilan Ini Agar Makin Berkembang

Indonesia diprediksi akan mengalami bonus demografi mulai 2030 dengan total usia produktif mencapai 64 persen dari total populasi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Riset Lazada: Talenta Digital Perlu Kuasai Tiga Keterampilan Ini Agar Makin Berkembang
IST
Paparan riset Lazada Indonesia dan YCP Solidiance tentang lanskap tenaga kerja Indonesia, Selasa (1/3/2022). 

Disebutkan, ada 4 pendekatan utama di mana para pemangku kepentingan bisa bersinergi:

● Penyelarasan ekosistem pendidikan dan dunia kerja

Dibutuhkan kolaborasi intensif antar pemangku kepentingan dalam mengadaptasi dan menyelaraskan ekosistem pendidikan seiring dengan perubahan dan tuntutan industri. Kurikulum yang dirancang oleh pemangku kepentingan seperti akademisi, pelaku industri, serta pemerintah agar menghasilkan talenta dengan kompetensi dan perilaku yang sesuai.

● Program pengembangan talenta siap kerja

Pelatihan praktis dan penanaman pola pikir terbuka untuk terus belajar bisa membantu talenta meningkatkan keterampilannya, seperti keterampilan berkomunikasi, berkolaborasi dan kepemimpinan.

● Pengembangan bisnis dan karier berkelanjutan

Dibutuhkan bimbingan diantaranya bagi talenta dan bisnis yang terkena dampak transformasi digital, serta untuk siswa putus sekolah agar mengasah keterampilan mereka sesuai kebutuhan industri.

Rekomendasi Untuk Anda

● Pelatihan inklusif dan mudah diakses

Perlu kolaborasi dengan pemerintah daerah, masyarakat dan perusahaan untuk memberdayakan talenta melalui pelatihan inklusif yang relevan dengan kebutuhan industri.

Dr. Ir. Mohammad Rudy Salahuddin, MEM, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, Kementerian Koordinator  Perekonomian menyatakan, pengembangan ekonomi digital di Indonesia menghadapi sejumlah tantangan, khususnya dalam membangun talenta digital.

“Pemerintah mendorong swasta untuk aktif dalam kegiatan pendidikan dan vokasi yang ditujukan kepada talenta digital. Kami tidak dapat kerja sendiri, diperlukan kolaborasi banyak pihak, utamanya pelaku usaha sebagai end user dari tenaga kerja tersebut," ujarnya.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas