Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Techno
LIVE ●

Perang Tarif Internet di Industri Seluler Berlanjut, Bagaimana dengan Penyedia Fixed Broadband?

Saat ini terdapat sejumlah pemain utama yakni IndiHome, First Media, Biznet, MyRepublic, MNC Play, CBN, Link Net, dan Oxygen.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Choirul Arifin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Perang Tarif Internet di Industri Seluler Berlanjut, Bagaimana dengan Penyedia Fixed Broadband?
istimewa
Suasana diskusi layanan fixed broadband di acara Selular Congres 2022 di Jakarta, Selasa, 25 Oktober. 

Meski persaingan semakin ketat, dia berharap agar penyedia jasa fixed broadband tidak semata mengandalkan tarif murah sebagai instrumen utama dalam menarik pelanggan. Pasalnya, tarif murah akan menjadikan industri startegis ini menjadi tidak sehat.

Uday menambahkan, belajar dari persaingan tarif di industri selular yang membuat operator berdarah-darah, maka kunci untuk untuk bisa tetap survive, operator perlu menerapkan tiga strategi secara konsisten.

Pertama, penerapan tarif harus affordable. Tidak berarti harus murah tapi terjangkau oleh masyarakat. Jika terlalu murah namun tidak wajar, maka selintas bagus untuk konsumen.

Namun hal itu hanya bersifat jangka pendek, karena jangka panjangnya operator terancam bangkrut.

Kedua, harus sustainable. Artinya, industri harus sustain atau berkelanjutan. Operator yang beroperasi harus mampu bertahan. Karena jika collapse, masyarakat juga akan dirugikan atau kualitas layanan bisa menurun.

Ketiga, harus merata. Artinya, operator harus membangun di semua wilayah sehingga ketersediaan layanan menjadi merata ke seluruh wilayah Indonesia.

Saat ini kondisinya belum semua operator melakukan pembangunan yang merata, sesuai lisensi yang dimiliki. Padahal akses internet yang merata dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di seluruh wilayah Indonesia.

Rekomendasi Untuk Anda

Mahalnya pembangunan serta pemeliharaan infrastruktur jaringan internet juga dirasakan IndiHome rasakan. IndiHome memiliki coverage area yang terluas di Indonesia bahkan di 10 pulau terluar di Indonesia.

IndiHome juga telah membentangkan serat optik sepanjang 170.885 kilometer (106.185 kilometer serat optik domestik dan 64.700 kilometer serat optik internasional) atau setara dengan 4 kali keliling bumi.

Selain itu IndiHome memiliki kekuatan layanan yang prima dengan dukungan lebih dari 16.800 teknisi.

"IndiHome terus berupaya mengembangkan peningkatan layanan. Kami menghadirkan berbagai inovasi yang mengutamakan kepuasan pelanggan," ujar Vice President Marketing Management Telkom, E Kurniawan di Jakarta, Selasa (25/10/2022).

Selain program UL:DL dan HSSP, kami juga mengembangkan digitalisasi layanan hingga customer care, Ini menjadi solusi IndiHome kepada pelanggannya yang kebutuhan konsumsi internetnya kian terus meningkat" tutur Vice President Marketing Management Telkom, E Kurniawan di Jakarta, Selasa (25/10/2022).

Baca juga: Link Net Tbk Berpeluang Kembangkan Layanan Fixed Line Broadband Pasca Akuisisi oleh Axiata

Meski demikian, IndiHome memiliki cara unik untuk menggaet pelanggan dengan mengusung konsep Window of Entertainment. Misalnya menyediakan konten menarik yang bekerja sama dengan 14 OTT partner seperti Netflix, MOLA, Vidio, WeTV, serta memiliki variasi paket sesuai kebutuhan pelanggan, mulai dari paket 30 Mbps hingga 300 Mbps.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), Muhammad Arif mengatakan sebagian besar rumah tangga Indonesia sudahatau akan segera memiliki akses ke penyedia layanan broadband tetap yang cepat dan andal.

Hal ini tentu saja membuat kompetisi penyedia jaringan internet bahkan tidak hanya di Pulau Jawa.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas