Cerita Jason dan Atha Sabet Penghargaan The Best Hacker & Hustler di Telkomsel IndonesiaNEXT 2025
Cerita Atha Marcella dan Jason Emmanuel menjadi best talent di ajang IndonesiaNEXT Summit 2025 yang digelar Telkomsel.
Penulis:
Wahyu Gilang Putranto
Editor:
Febri Prasetyo
Pada top 99, sebanyak 33 tim diminta untuk membuat ide dan mempresentasikan di depan juri mengenai aplikasi yang ingin dirancang.
Mulai dari pengenalan aplikasi, gap, problem, sampai dengan fiturnya.
"Habis itu kita diberitahu ada top 24. Top 24 ini semuanya dibawa ke Jakarta."
"Bedanya adalah ada dua assignment, yaitu group assignment dan individual assignment," ungkap Atha.
Pada group assignment, tim akan menyampaikan ide atau rencananya di depan para mentor yang ahli di bidangnya.
Pada tahapan ini, setiap tim diminta untuk merancang aplikasi dengan masing-masing anggota memiliki peran atau role masing-masing.
Mereka dituntut untuk bekerja sama membangun sebuah aplikasi yang tentunya menjadi sebuah terobosan teknologi inovatif dalam waktu sekitar tiga pekan.
Penilaian tidak hanya dilakukan kepada tim, namun juga secara individual.
Setelah top 24, peserta akan dikerucutkan kembali pada top 9 atau tiga tim terbaik.
"Nah pada tahapan top 9 ini kami menjadi individu lagi. Karena kami bersaing untuk menjadi best dalam role kami masing-masing saat itu, kemudian ditentukan pemenang-pemenangnya. Best hacker, best hipster, dan best hustler," ujar Atha.
Aplikasi yang Dikembangkan Jason dan Atha
-
PennyWise (Pencatatan Keuangan Pintar)
Diketahui para peserta diminta memberi sentuhan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) pada aplikasi mereka.
Jason (Hacker) mengembangkan aplikasi bernama PennyWise, bersama Azzalia (Hipster) dan Abir (Hustler).
Azzalia merupakan mahasiswi Universitas Gadjah Mada (UGM), sementara Abir dari Institut Teknologi Bandung (ITB).
PennyWise merupakan aplikasi manajemen keuangan pintar yang ditujukan untuk Gen Z mengatasi permasalahan keuangan seperti pemborosan dalam pengeluaran.
"Aplikasi ini terdapat banyak fitur, misalnya seperti chatbot AI yang spesial terdiri dari lima karakter yang terspesialisasi. Misalnya seperti ada karakter kakak bijak, mungkin ada karakter teman yang unik, kemudian teman dekat, dan sebagainya."
Baca tanpa iklan