Cerita Jason dan Atha Sabet Penghargaan The Best Hacker & Hustler di Telkomsel IndonesiaNEXT 2025
Cerita Atha Marcella dan Jason Emmanuel menjadi best talent di ajang IndonesiaNEXT Summit 2025 yang digelar Telkomsel.
Penulis:
Wahyu Gilang Putranto
Editor:
Febri Prasetyo
"Jadi ketika pengguna masuk media sosial manapun, dan media sosial itu mempunyai suara,
misalkan YouTube atau Zoom meeting, nanti bakal ada avatar yang muncul atau pop up, dan avatar ini bakal nerjemahin suaranya ke dalam bahasa isyarat. Jadinanti ada tangannya dan lainnya, di situ AI integration-nya," urainya.
Aplikasi Synca kemudian tidak hanya menerjemahkan suara ke bahasa isyarat, namun juga membantu ke dalam menyimpulkan atau summarization.
"Jadi kalau misalkan teman-teman tuna rungu, tuna wicara itu mau baca lagi riwayat komunikasi mereka, mereka tinggal buka saja aplikasinya, di situ udah ada summarization yang pernah dibuat, riwayatnya, dan lain-lain," ungkapnya.
Aplikasi ini tidak hanya bermanfaat untuk komunikasi, namun juga pembelajaran.
"Misalkan mereka butuh buat pembelajaran secara online ataupun mereka butuh
buat komunikasi pekerjaan dan lain-lain, jadi mereka nggak perlu takut ketinggalan
pembicaraan saja," ungkapnya.
IndonesiaNEXT Berikan Kesempatan Berharga
Atha mengungkapkan keikutsertaannya pada event IndonesiaNext 2025 yang diselenggarakan Telkomsel menjadi pengalaman berharga baginya.
"Ini pertama kalinya saya ikut lomba aplikasinya sampai jadi. Jadi itu benar-benar ngasih pengalaman baru buat saya, dan bisa ketemu sama teman-teman yang emang pengalamannya hebat-hebat banget," ungkap Atha.
Atha juga mengapresiasi Telkomsel yang telah mengembangkan IndonesiaNext sebagai wadah talenta muda mengembangkan inovasi teknologi.
"Telkomsel ngikutin perkembangan zaman, soal AI hingga IoT (Internet of Things). Telkomsel tahu kalau aplikasi sekarang kalau misalkan nggak ada integrasinya AI, itu bakal kurang buat narik usernya."
"Selain itu Telkomsel memberikan kesempatan untuk merealisasikan ide-ide brilian dengan ngasih domain gratis, mentor-mentor yang bagus, sertifikasi, dan juga banyak kesempatan yang mungkin kita nggak bisa mencapai sebelumnya," kesan Atha.
Sementara itu, Jason menilai IndonesiaNEXT merupakan program yang sangat membantu untuk anak muda sepertinya.
"Saya bisa mendapatkan sertifikasi dalam bidang teknologi yang bisa masuk ke CV saya, ada boothcamp pengembangan skill, seminar, saya juga bisa ketemu teman-teman dari seluruh Indonesia, dari berbagai daerah, dan bisa membangun kerja sama yang baik, komunikasi yang baik," ungkapnya.
Utamanya, Jason mendapat banyak peningkatan skill di bidang teknologi, khususnya AI.
"AI sangat saya sukai, saya bisa berkembang dan saya bisa membuat aplikasi full."
"Saya berharap IndonesiaNEXT bisa selalu berkembang supaya bisa mengajak lebih banyak anak muda, sehingga bisa membantu mencapai Indonesia Emas 2045," pungkasnya.
Peran Telkomsel Wujudkan Indonesia Emas
Sementara itu VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi mengungkapkan IndonesiaNEXT merupakan salah satu CSR unggulan Telkomsel yang bertujuan meningkatkan daya saing generasi muda Indonesia agar lebih tajam, progresif, dan siap menghadapi tantangan masa depan melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan artifisial (AI).
“Melalui IndonesiaNEXT ke-9, Telkomsel berupaya memastikan bahwa generasi muda Indonesia menjadi pelaku aktif dalam transformasi digital," ungkapnya dikutip dari keterangan resmi.
Tema 'AI Sharpening Youths' diwujudkan melalui kurikulum khusus AI yang bisa mendorong anak muda untuk menjadi lebih tajam, progresif, dan siap untuk masa depan.
"Kami percaya dengan dukungan yang tepat, talenta digital kita bisa mengakselerasi pencapaian visi Indonesia Emas 2045," ungkapnya.
(Tribunnews.com/Wahyu Gilang Putranto)