Cerita Sehari-hari Bisa Jadi Inspirasi dan Bisa Raih Hadiah Jutaan Rupiah
Kampanye #BincangTopikWarga TribunX mengajak warga berbagi cerita, pengalaman, dan tips sehari-hari lewat TribunMe.
Editor:
Andra Kusuma
Ringkasan Berita:
- Kampanye #BincangTopikWarga TribunX ajak warga berbagi cerita seru dan berpeluang menang hadiah jutaan rupiah.
- Warga berbagi kisah unik di BTW, dari sahur di kereta, bisnis roti Ramadan, hingga tips transportasi murah.
- Lewat TribunMe, siapa pun bisa share pengalaman sehari-hari yang inspiratif dengan tagar #BincangTopikWarga.
TRIBUNNEWS.COM - Pernah nggak sih kamu ngerasa banyak hal seru di sekitar tapi nggak pernah ada yang tau?
Atau punya pengalaman lucu, inspiratif, atau mini lifehack tapi bingung mau share ke siapa?
Di #BincangTopikWarga (BTW), kampanye dari Suara Lokal di TribunX, cerita kamu bisa tampil di TribunMe dan punya kesempatan menang hadiah senilai jutaan rupiah!
Mulai dari kegiatan sehari-hari, pengalaman lucu, sampai opini pribadi, semua bisa kamu share dengan gaya sendiri, siapa tahu ceritamu jadi pemenang dan menginspirasi banyak orang!
Ragam Cerita Warga di BTW
Di sini, kamu bisa lihat berbagai pengalaman seru dan inspiratif dari warga yang sudah submit cerita mereka.
Cerita-cerita ini mewakili pengalaman sehari-hari yang unik, lucu, dan relatable.
Baca juga: Tunjukkan Keunikan Daerahmu di Suara Lokal dan Jadilah Juara
1. Nasi Goreng Ikonik di Kereta
Ada cerita soal kegiatan sehari-hari Naurah saat sahur di kereta, yang bikin kita ikut lapar dan nostalgia.
Naurah bingung mau sahur apa yang simpel tapi enak.
Saat balik ke Jakarta naik Kereta Madiun Jaya, ia mampir ke gerbong restorasi dan pesan Nasi Goreng Bakso, mengingat pengalaman lama mencicipi Nasi Goreng Parahyangan.
Naurah Risadamayanti:
"Nasi Goreng Ikonik KAI
Hari pertama puasa langsung kepikiran nanti sahur kedepannya pakai apa ya. Mikirnya gak mau bikin yang ribet-ribet buat sahur. Salah satunya kepikiran nasi goreng yang masuk dalam kriteria menu simple.
Kemarin pas pulang kampung dan kembali ke Jakarta dengan Kereta Madiun Jaya, aku mendatangi gerbong restorasi. Lapar melanda kala itu namun aku bingung ingin memesan menu apa.
Baca tanpa iklan