Google Perbarui Gemini, Kini Bisa Buat Gambar dari Foto Pribadi
Gemini kini bisa membuat gambar personal dari Google Photos, menghadirkan pengalaman AI yang lebih dekat dengan pengguna.
Penulis:
Widya Lisfianti
Editor:
Yurika NendriNovianingsih
Ringkasan Berita:
- Gemini kini bisa membuat gambar dari Google Photos pengguna.
- Fitur baru mengurangi kebutuhan prompt panjang dan unggahan manual.
- Teknologi ini menghadirkan pengalaman AI yang lebih personal.
TRIBUNNEWS.COM - Aplikasi kecerdasan buatan Gemini milik Google mendapatkan pembaruan besar dalam fitur pembuatan gambar.
Pembaruan ini memungkinkan pengguna menghasilkan gambar yang lebih personal dengan memanfaatkan data dari Google Photos.
Melalui integrasi antara sistem Personal Intelligence dan teknologi Nano Banana 2, Gemini kini dapat memahami preferensi pengguna tanpa perlu instruksi panjang.
Dengan kata lain, pengguna tidak lagi harus menulis deskripsi detail atau mengunggah banyak gambar referensi untuk mendapatkan hasil yang sesuai.
Fitur ini dirancang untuk mengatasi kendala umum dalam penggunaan generator gambar berbasis AI, seperti hasil yang kurang sesuai dengan keinginan meski sudah menggunakan perintah panjang.
Berikut poin utama dari pembaruan Gemini:
- Gemini kini terhubung dengan Google Photos untuk memahami preferensi pengguna
- Tidak perlu lagi prompt panjang atau unggahan gambar manual
- Teknologi Nano Banana 2 membantu menghasilkan gambar lebih akurat
- Pengguna dapat melihat dan mengatur sumber gambar yang digunakan
Salah satu kemampuan baru yang menonjol adalah penggunaan foto pribadi, termasuk keluarga dan hewan peliharaan, untuk menghasilkan gambar.
Baca juga: Google Rilis Aplikasi Gemini AI untuk Mac, Ini Fitur Lengkapnya
Selama foto tersebut sudah diberi label di Google Photos, Gemini dapat mengenali dan menggunakannya sebagai referensi visual.
Sebagai contoh, pengguna dapat meminta sistem membuat ilustrasi seperti “gambar claymation saya bersama keluarga saat melakukan aktivitas favorit,” dan Gemini akan secara otomatis memilih foto yang relevan untuk menghasilkan gambar tersebut.
Jika sistem mengambil gambar yang kurang tepat, pengguna masih dapat mengganti referensi, memberikan koreksi, atau melihat sumber gambar melalui fitur khusus.
Google juga menegaskan bahwa data pribadi dari Google Photos tidak digunakan untuk melatih model AI, dan seluruh integrasi bersifat opsional atau berdasarkan izin pengguna.
Langkah ini memperlihatkan keunggulan ekosistem Google yang saling terhubung.
Dengan data dari berbagai layanan seperti pencarian, email, dan galeri foto, Gemini dapat memberikan pengalaman yang lebih kontekstual dibandingkan platform lain.
Sebagai perbandingan, layanan seperti ChatGPT atau DALL-E tetap memerlukan input detail dari pengguna untuk menghasilkan gambar yang sesuai.
Pembaruan ini mulai diluncurkan secara bertahap bagi pelanggan layanan Google Plus, Pro, dan Ultra di Amerika Serikat, dengan dukungan untuk versi desktop yang akan hadir dalam waktu dekat.
Dengan kemampuan ini, Gemini dinilai membawa arah baru dalam pengembangan teknologi AI, khususnya dalam menciptakan konten visual yang lebih personal dan relevan bagi setiap pengguna.
(Tribunnews.com/Widya)
Baca tanpa iklan