Apple Bayar Rp4 Triliun untuk Kasus Siri, Pengguna Bisa Klaim hingga 95 Dolar AS
Apple sepakat menyelesaikan gugatan Siri dengan dana $250 juta, pengguna iPhone berpeluang menerima kompensasi.
Penulis:
Widya Lisfianti
Editor:
Febri Prasetyo
Ringkasan Berita:
- Apple menyetujui penyelesaian gugatan terkait keterlambatan fitur Siri.
- Total dana kompensasi mencapai $250 juta untuk pengguna di AS.
- Pengguna berpotensi menerima hingga $95 per perangkat.
TRIBUNNEWS.COM - Apple menyetujui penyelesaian gugatan hukum terkait keterlambatan peluncuran fitur Siri yang lebih personal.
Nilai penyelesaian kasus ini mencapai 250 juta dolar AS atau sekitar Rp4 triliun.
Gugatan tersebut diajukan setelah Apple dianggap mempromosikan kemampuan kecerdasan buatan yang belum tersedia saat produk diluncurkan.
Fitur Siri yang dijanjikan sebelumnya diperkenalkan dalam ajang WWDC 2024, namun peluncurannya mengalami penundaan.
Dalam dokumen gugatan disebutkan bahwa perusahaan dinilai membangun ekspektasi publik terkait fitur tersebut melalui berbagai promosi.
Namun, fitur yang dimaksud belum tersedia bahkan hingga beberapa waktu setelah produk dipasarkan.
Meski demikian, Apple tidak mengakui adanya kesalahan dalam kasus ini.
Perusahaan menyatakan telah bertindak dengan itikad baik dan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Dalam pernyataannya kepada media, Apple menyebut telah menghadirkan berbagai fitur berbasis kecerdasan buatan melalui sistem Apple Intelligence.
Fitur tersebut meliputi Visual Intelligence, Live Translation, hingga alat bantu penulisan yang terintegrasi di berbagai perangkat.
Penyelesaian ini mencakup pembelian perangkat yang mendukung Apple Intelligence di Amerika Serikat dalam periode 10 Juni 2024 hingga 29 Maret 2025.
Baca juga: Apple Pertimbangkan Intel dan Samsung untuk Produksi Chip
Beberapa perangkat yang termasuk di antaranya adalah iPhone 15 Pro, iPhone 15 Pro Max, serta lini iPhone 16.
Melalui skema ini, pengguna yang memenuhi syarat dapat menerima kompensasi sekitar 25 dolar AS per perangkat.
Namun, jumlah tersebut dapat berubah tergantung jumlah klaim yang diajukan.
Jika jumlah klaim tidak terlalu banyak, nilai kompensasi dapat meningkat hingga maksimal 95 dolar AS per perangkat.
Baca tanpa iklan